Arema Jumpa Semen Padang, Utam Rusdiana Teringat Tendangan Dahsyat Irsyad Maulana

Oleh Iwan Setiawan pada 11 Jul 2019, 23:14 WIB
Andreas Fransisco, Sandi Firmansyah, dan Utam Rusdiana, Arema FC

Bola.com, Padang - Utam Rusdiana akan kembali mengawal gawang Arema FC ketika menantang tuan rumah Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Padang (12/7/2019).

Kiper 23 tahun itu memang punya hoki ketika dipercaya jadi kiper inti. Dua kali dipasang sebagai starter, Arema berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

Tapi, pada laga besok, akan jadi kali pertama dia tampil di kandang lawan, sehingga situasinya berbeda. Namun, Utam tidak ingin fokus terkait hal di luar teknis.

Pemain asal Sidoarjo, Jawa Timur ini lebih tertarik berbicara tentang tim lawan. Saat ditanya tentang pemain yang paling diwaspadai dalam duel besok, dia langsung menyebut satu nama.

“Irsyad Maulana jadi pemain yang paling bahaya,” tegas Utam.

Irsyad merupakan mantan pemain Arema musim 2013-2014. Utam juga pernah satu tim dengannya. Meski berposisi sebagai pemain sayap, pemain asli Padang itu sering mengancam gawang lawan dengan tembakan keras dari jarak jauh. Irsyad sudah mencetak satu dari total 4 gol yang dicetak Kabau Sirah.

“Jadi saya harus terus konsentrasi. Sewaktu-waktu dia bisa melakukan tendangan keras,” kata kiper Arema FC asal Sidoarjo itu.

2 of 2

2 Kali Dijebol Irsyad Maulana

Para pemain Semen Padang merayakan gol yang dicetak Irsyad Maulana ke gawang Mitra Kukar pada laga Piala Presiden 2019. (Bola.com/Yoppy Renato)
Para pemain Semen Padang merayakan gol yang dicetak Irsyad Maulana ke gawang Mitra Kukar pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (14/3). Padang menang 2-0 atas Mitra. (Bola.com/Yoppy Renato)

Utam pernah dua kali dibobol Irsyad lewat tendangan bebas. Tepatnya saat Arema FC menjamu Semen Padang pada pengujung musim 2017.

Irsyad dua kali bisa menaklukkan Utam lewat tendangan bebas yang keras. Irsyad juga nyaris mencetak hattrick andaikan satu tendangan bebasnya tidak membentur mistar.

Sejak pindah dari Arema ke Semen Padang musim 2015, Irsyad jadi ikon klub kampung halamannya itu. Dia juga sempat menjabat sebagai kapten tim meski usianya kini masih 25 tahun.

Ketika Semen Padang terdegradasi musim 2017, dia tetap  setiap dengan bertahan di sana. Sekalipun banyak tim Liga 1 yang menggodanya untuk pindah.

Lanjutkan Membaca ↓