Thailand Terancam Kehilangan Status Sebagai Tuan Rumah Piala AFC U-23 2020

Oleh Aning Jati pada 12 Jul 2019, 09:00 WIB
Thailand

Bola.com, Jakarta - Kabar datang dari Thailand. Negara sesama anggota ASEAN dan AFF itu terancam kehilangan hak sebagai tuan rumah putaran final Piala AFC U-23 2020. Penyebabnya, beberapa stadion yang akan digunakan untuk turnamen itu, masih belum memperlihatkan progres signifikan.

Padahal, waktu tersisa tinggal beberapa bulan lagi. Piala AFC U-23 2020 direncanakan berlangsung di Thailand pada 8-23 Januari 2020. Thailand menyiapkan empat venue yang tersebar di empat kota.

Bangkok Post, Kamis (11/7/2019), menulis kekhawatiran itu disampaikan langsung oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), Somyot Poompunmuang, setelah melihat perkembangan beberapa stadion calon venue turnamen.

Ia khawatir beberapa stadion itu tak akan siap untuk menggelar pertandingan pada tenggat yang ditetapkan.

AFC dijadwalkan akan berkunjung pada Oktober 2019 untuk menginspeksi kesiapan empat venue yang disiapkan Thailand, yakni 700th Anniversary Stadium di Chiang Mai, Thammasat University Stadium (Rangsit), Rajamangala National Stadium (Bangkok), dan Tinsulanonda Stadium (Songkhla).

Seandainya pada saat inspeksi tersebut ada beberapa stadion yang belum memperlihatkan kesiapan, Thailand dalam hal ini FAT, bisa kehilangan hak sebagai tuan rumah Piala AFC U-23 2020.

2 of 2

Kerugian Besar

Timnas Thailand U-23 vs Timnas Indonesia U-23
Duel Timnas Thailand U-23 kontra Timnas Indonesia U-23 di laga pembuka Grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 di Stadion My Dinh, Hanoi, Jumat (22/3/2019). (Bola.com/Dok. AFC)

Imbasnya tentu tak hanya sampai di situ. Jika kehilangan status sebagai tuan rumah, Thailand dipastikan tak bisa berlaga di Piala AFC U-23 2020 karena meski berada di posisi runner-up Grup K, Thailand tak masuk empat tim dari jalur tim berperingkat kedua terbaik.

Piala AFC U-23 2020 diikuti 16 kontestan, berasal dari 11 tim juara di fase penyisihan grup plus empat tim berperingkat kedua terbaik, serta Thailand yang lolos otomatis karena berstatus tuan rumah.

"AFC masih belum menandatangani pernjanjian dengan Thailand untuk menjadi tuan rumah turnamen. Tim inspeksi masih akan memutuskan di saat-saat akhir, oleh karena itu semua pihak yang bertanggung jawab harus mempercepat pekerjaan. Akan jadi kerugian besar jika kami ditolak haknya untuk jadi tuan rumah turnamen," ujar Somyot Poompunmuang.

"Hal itu berarti Timnas U-23 kami tak bisa ambil bagian dalam putaran final Piala AFC U-23 dan kami tak bisa turut bersaing untuk lolos ke Olimpiade 2020," imbuh sang Presiden FAT.

Sumber: Bangkok Post

Lanjutkan Membaca ↓