Gelandang Madura United Mengenang 2 Gol ke Gawang Arema

Oleh Aditya Wany pada 19 Jul 2019, 15:45 WIB
Slamet Nurcahyo

Bola.com, Bangkalan - Gelandang Madura United, Slamet Nurcahyo, punya kenangan manis saat menghadapi Arema. Dia pernah membawa Laskar Sape Kerrab mengalahkan Singo Edan dengan mencetak dua gol.

Momen itu terjadi pada Liga 1 2017, tepatnya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (kini Gelora Madura) pada 10 September 2017. Pertandingan itu berakhir dengan skor 2-0 untuk Madura United, dan Slamet memborong dua gol tersebut.

"Itu menjadi salah satu laga terbaik saya. Saya bisa mencetak dua gol pada pertandingan itu dan membawa Madura United dapat mengalahkan Arema, pada laga yang besar dan euforia yang luar biasa juga," kenang Slamet.

Slamet jarang menyumbang dua gol selama berseragam Madura United sejak 2016. Hanya dua kali dia melakukannya. Selain Arema, PS Tira (kini Tira Persikabo) juga pernah dibobolnya dua kali, di tempat yang sama, pada 3 Agustus 2018.

Madura United kini bersiap menjamu Arema lagi, kali ini dalam laga pekan ke-10 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Sabtu (20/7/2019). Slamet tercatat selalu tampil saat melawan Arema sejak 2016.

Pemain asli Jember itu saat ini sudah tidak lagi menjadi pilihan utama di lini tengah karena persaingan ketat di Madura United. Belum lagi, dia sudah memasuki usia senja mengingat umurnya sudah 36 tahun.

2 of 2

Masih Merasa Muda

Madura United
Para pemain Madura United merayakan gol yang dicetak Slamet Nurcahyo ke gawang PS Tira dalam laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (3/8/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Slamet kerap menghiasi bangku cadangan, meski juga mendapat kesempatan diturunkan pada babak kedua. Akan tetapi, peluangnya untuk kembali tampil melawan Arema masih terbuka lebar. 

"Saya ingin kembali seperti dulu. Insyaallah siap. Saya akan selalu terus berusaha memberikan yang terbaik di usia yang sudah 36 tahun. Tapi, saya masih muda kan?" ucap Slamet sambil bergurau.

Selama musim ini, pelatih Dejan Antonic kerap memercayakan lini tengah Madura United kepada Zulfiandi dan Asep Berlian. Dia juga lebih memilih formasi 4-4-2 atau 4-2-4 dengan hanya mengandalkan dua gelandang saja.

Lanjutkan Membaca ↓