Main di Kandang, Bandung United Gagal Raih Poin Sempurna

Oleh Erwin Snaz pada 28 Jul 2019, 20:10 WIB
Diperbarui 28 Jul 2019, 20:16 WIB
Azis Hutagalung (Bandung United)

Bola.com, Bandung - Bandung United gagal meraih poin penuh setelah ditahan tim tamu, Cilegon United,  dengan skor 1-1 di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (28/7/2019), dalam laga lanjutan Liga 2 2019.

Bandung United tertinggal lebih dulu lewat tendangan striker Cilegon United, Ade Ivan Hafilan, menit ke-40. Tim tuan rumah membalas melalui Muklisin Aziz Hutagalung saat tambahan waktu babak pertama.

Kegagalan ini sangat disesali pelatih Bandung United, Liestiadi. Pelatih asal Medan itu setelah pertandingan mengaku kecewa karena target tiga poin gagal terwujud.

"Kalau secara permainan, saya puas dengan penampilan tim, tapi secara hasil tentunya kami kecewa karena target kami tiga poin, gagal diwujudkan," ujar Liestiadi.

Liestiadi mengakui Cilegon United memang tim yang sudah terbentuk lama. Itulah mengapa, tim asuhan Bambang Nurdiansyah tersebut bukan tim sembarangan.

"PSMS saja di kandangnya bisa dikalahkan sama mereka. Tapi, saya senang, pemain sudah berusaha memberikan penampilan terbaik dan semuanya memberikan yang maksimal," ungkap Liestiadi.

"Jadi, secara statistik kami menguasai pertandingan, tapi secara hasil kami kecewa," lanjutnya.

Liestiadi berharap Bandung United akan tetap bangkit untuk persiapan dua laga kandang berikutnya, yakni melawan Perserang Banten dan Sriwijaya FC.

"Melawan Perserang kemudian Sriwijaya, ada perubahan jadwal, jadi tiga hari ke depan kami harus bertanding lagi. Kami juga akan berusaha meraih tiga poin saat menjamu Perserang," ujar Liestiadi.

 

2 of 2

Cilegon United Bersyukur

Pelatih Cilegon United, Bambang Nurdiansyah, bersyukur pasukannya mendapat satu poin dalam laga tandang.

"Saya apresiasi pemain yang sudah bekerja keras wala secara penampilan jauh dari harapan, mereka sudah berusaha," kata Bambang.

Bambang menilai wajar dengan raihan anak asuhnya karena persiapan hanya dua minggu untuk melakoni Liga 2 2019, sehingga dampaknya terasa ketika menghadapi jadwal padat, yakni kondisi fisik menurun.

"Saya tidak menyalahkan jadwal, yang saya garis bawahi cuma persiapan yang hanya dua minggu, dampaknya ke kondisi fisik menjadi menurun. Idealnya persiapan itu dua bulan. Tapi, main di kandang lawan satu poin itu bagus, hasilnya saya puas, penampilannya yang kurang puas," ujar Banur sapaan akrabnya.

Lanjutkan Membaca ↓