Bima Sakti Akui Kualitas Myanmar, Timnas Indonesia U-15 Diharapkan Menang

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 03 Agu 2019, 17:45 WIB
Diperbarui 03 Agu 2019, 17:45 WIB
Timnas Indonesia U-16
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, saat pemusatan latihan di Sawangan, Senin (13/5). Sebanyak 41 anak mengikuti seleksi untuk memperkuat timnas di Piala AFF U-15 2019 di Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Chonburi - Timnas Indonesia U-15 membutuhkan kemenangan dalam laga terakhir Grup A Piala AFF U-15 2019 untuk bisa mengamankan tiket ke semifinal. Menghadapi Myanmar dalam laga terakhir di Kampus Chonburi, Thailand, Minggu (4/8/2019), Bima Sakti mengakui timnya harus waspada dan menegaskan kemenangan sebagai hal yang penting.

Tim Garuda Muda saat ini berada di peringkat kedua Grup A Piala AFF U-15 2019 dengan mengemas 10 poin, jumlah yang sama dengan Timor Leste yang berada di puncak klasemen. Namun, dengan masih ada satu laga tersisa, keduanya belum aman ke semifinal karena di peringkat ketiga ada Vietnam yang mengemas sembilan poin.

Otomatis kemenangan menjadi hal yang mutlak diraih oleh Timnas Indonesia U-15 ketika menghadapi Myanmar dalam laga terakhir. Bima Sakti mengakui Myanmar merupakan tim yang kuat. Sang pelatih berharap Marselino Ferdinan dkk. bisa waspada demi bisa memenangi laga tersebut.

"Myanmar merupakan tim yang lebih bagus. Myanmar memiliki organisasi tim yang bagus. Kami sudah melihat video pertandingan yang mereka jalani. Kami menganalisis mereka memiliki banyak pemain berkualitas dan harus kami waspadai," ujar Bima Sakti.

"Kami harus tetap berjuang, harus tetap tampil lebih baik dari pertandingan sebelumnya. Semoga kami bisa memenangi pertandingan ini," lanjut pelatih Timnas Indonesia U-15 itu.

 

2 dari 2 halaman

Fokus Pemulihan Terlebih Dahulu

Timnas Indonesia U-15 memiliki motivasi yang kuat untuk memenangi laga terakhir Grup A. Kemenangan telak atas Filipina di laga keempat membuat mereka punya kans besar untuk lolos ke semifinal ketimbang Vietnam dan Timor Leste yang harus berhadapan di laga terakhir mereka.

Bima Sakti menyadari hal tersebut. Namun, dalam latihan yang digelar pada hari ini, Sabtu (3/8/2019), sang pelatih memilih untuk tetap fokus terhadap pemulihan para pemainnya yang baru saja bertanding.

"Kami fokus kepada pemulihan pada hari ini. Seperti biasa kami membagi tim menjadi dua grup. Kami juga sekaligus melakukan persiapan menghadapi Myanmar. Kami juga akan melakukan terapi es agar otot-otot para pemain kembali siap untuk pertandingan terakhir," ujar Bima Sakti.

 

Lanjutkan Membaca ↓
Highlights Kemenangan Timnas Indonesia atas Bali United 3-1, Sebuah Assist Cantik Tercipta