Kelelahan Jadi Biang Kekalahan Telak PSIS dari Madura United

Oleh Vincentius Atmaja pada 24 Agu 2019, 21:45 WIB
PSIS Semarang Shopee Liga 1 2019

Bola.com, Bangkalan - PSIS Semarang mengklaim kelelahan jadi faktor penyebab kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari tuan rumah Madura United dalam lanjutan pekan ke-16 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (24/8/2019).

Meski sukses menahan imbang tanpa gol pada babak pertama, PSIS Semarang harus mengakui kehebatan Madura United yang melesakkan tiga gol usai turun minum. Tiga gol tersebut masing-masing dicetak Alfath Faathier, bunuh diri Patrick Mota, dan David Laly.

Menjelang pertemuan melawan Madura United, skuat PSIS melakukan perjalanan cukup lama. Selain itu, jarak pertandingan yang berdekatan, membuat masa recovery terbatas.

Gelandang bertahan PSIS, Heru Setyawan, mengatakan timnya dibayangi kelelahan sehingga cukup kesulitan mengimbangi permainan Aleksandar Rakic dan kawan-kawan. Ia mengakui Madura United memang dalam kondisi lebih baik.

"Semua pemain sudah memberikan yang terbaik. Mungkin kami mengalami kelelahan. Memang kami akui Madura lebih baik dan selamat atas kemenangannya," kata mantan punggawa Persis Solo ini dalam konferensi pers, Sabtu (24/8/2019).

Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah, tak bisa berkomentar panjang. Dia mengatakan PSIS butuh evaluasi cukup besar. Setumpuk pekerjaan rumah harus dicarikan solusi agar Mahesa Jenar tidak semakin terpuruk.

"Saya akui banyak hal yang perlu dibenahi PSIS Semarang. Madura United lebih bagus, sementara kami harus ada perubahan di putaran kedua nanti," ujarnya.

 

2 of 2

Banyak Pekerjaan Rumah

Bhayangkara  FC vs PSIS Semarang
Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah. (Bola.com/Yoppy Renato)

Pelatih PSIS Semarang yang akrab disapa Banur ini harus memaksakan pemain menempati tempat yang bukan di posisi aslinya. Seperti kapten tim Hari Nur Yulianto yang sebenarnya berposisi penyerang sayap, namun bermain lebih ke dalam.

"Banyak pekerjaan rumah, butuh pemain baru karena sudah kehabisan bek tengah dan striker. Mendatangkan pemain juga tidak mudah, karena harus lebih dari yang ada sekarang," ungkap Banur.

Sebelum memasuki paruh kedua musim ini, PSIS masih mengantongi dua pertandingan sisa. Terdekat adalah kembali bermain tandang ke markas Arema FC (31/8/2019) dan partai tunda kontra tuan rumah PSM Makassar yang belum diketahui pergantian jadwalnya.

Hasil minor dari Madura United sekaligus menjadi catatan kekalahan kedelapan PSIS musim ini. PSIS masih berkutat di urutan ke-13 dengan nilai 15, hanya terpaut tiga poin dari tim penghuni degradasi seperti Badak Lampung dan Persela Lamongan.

"Setelah ini kembali ke Magelang untuk recovery dan kemudian melakukan persiapan away lagi ke Malang," tutur pelatih berusia 58 tahun ini.

Lanjutkan Membaca ↓