PSIS Krisis Lini Belakang Menjelang Lawatan ke Kandang Arema

Oleh Vincentius Atmaja pada 29 Agu 2019, 12:15 WIB
Wallace Costa (PSIS Semarang)

Bola.com, Semarang - PSIS Semarang dibayangi krisis lini belakang menjelang pertandingan pekan ke-17 Shopee Liga 1 2019 melawan tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (31/8/2019). 

PSIS Semarang dalam kondisi pincang karena banyak bek yang absen. Tercatat hanya Wallace Costa yang dalam kondisi siap diturunkan di posisi stopper.

Dua bek PSIS yang berstatus tentara harus kembali ke kesatuannya, yakni Fredyan Wahyu dan Ganjar Mukti Muhardiyana. Keduanya tampil untuk mengikuti Piala Panglima TNI 2019.

Dua bek tengah lokal PSIS juga absen karena cedera, Rio Saputro dan Fauzan Fajri. Sementara itu, dua nama yang bakal kembali ke line-up adalah bek sayap Soni Setiawan sebagai bek kanan dan Safrudin Tahar di sektor kiri

General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto, mengakui situasi lini belakang timnya cukup sulit. Pria yang akrab disapa Liluk ini mengatakan bakal ada pemain lain yang berpeluang berduet dengan Wallace Costa sebagai stopper, mengingat PSIS selalu mengandalkan empat pemain belakang dan formasinya.

Pemain yang dimaksud adalah Kelvin Wopi yang bisa beroperasi sebagai bek tengah. Wopi tercatat baru satu kali tampil bersama PSIS musim ini ketika bermain melawan Borneo FC, pada 10 Juli 2019.

"Memang kami akui posisi bek tengah sedang krusial karena Rio cedera. PSIS Semarang masih ada Kelvin Wopi yang bisa menambalnya. Wewenang tim pelatih, untuk menunjuk pemain di posisi itu," kata Liluk, Kamis (29/8/2019).

 

2 of 2

Belajar dari Kekalahan

Madura United Vs PSIS Semarang
Madura United menumbangkan PSIS Semarang 3-0 pada pekan ke-16 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Sabtu (24/8/2019) malam. (Bola.com/Aditya Wany)

Tim besutan Bambang Nurdiansyah wajib belajar banyak dari kekalahan dari Madura United pada laga sebelumnya, Sabtu (24/8/2019). PSIS Semarang kalah cukup mencolok tiga gol tanpa balas dalam laga ini.

"Anak-anak sudah bermain bagus pada babak pertama. Kemudian menjadi kacau setelah Rio Saputro cedera. Itulah evaluasi setelah pertandingan itu," ujar Liluk

Lanjutkan Membaca ↓