Claudir Marini Jr Bahagia Bisa Menghindarkan PSIS dari Kekalahan Saat Jumpa Arema

Oleh Vincentius Atmaja pada 31 Agu 2019, 22:30 WIB
Kalteng Putra

Bola.com, Malang - Claudir Marini Jr mengaku gembira bisa menghindarkan PSIS Semarang dari kekalahan ketika bertanding melawan Arema FC pada laga pekan ke-17 Shopee Liga 1 2019. Pada laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan itu, PSIS membawa pulang satu poin setelah mengakhiri laga dengan skor 1-1.

Arema yang bermain di depan pendukungya tampil menekan sejak awal laga. Arema unggul pada menit ke-17 melalui gol Hamka Hamzah.

Namun, Claudir Marini menjadi penyelamat PSIS setelah mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-17. Padahal, PSIS harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-62 setelah Ryan Ardiansyah menerima kartu kuning kedua.

Claudir Marnir tak bisa menyembunyikan rasa gembiranya setelah menyudahi tren negatif PSIS. Selain itu, Marnir baru kembali tampil setelah mengalami cedera pergelangan kaki pada April kemarin.

"Saya sangat bangga bisa memberikan kontribusi untuk PSIS. Ini penampilan pertama saya di kompetisi resmi, dan baru saja melewati masa-masa sulit," ungkap Marini Jr dalam konferensi pers setelah pertandingan, Sabtu (31/8/2019) malam.

Marini juga mengatakan kalau istrinya dan Yoyok Sukawi merupakan sosok yang paling gencar memberikan semangat.

"Saya berterimakasih untuk istri saya yang selalu setia menemani. Terima kasih juga untuk bos klub karena kepercayaannya kepada saya.”

"Pertandingan yang sangat sulit dan satu poin yang harus disyukuri. Hasil ini saya persembahkan kepada masyarakat Semarang," ungkap pemain PSIS tersebut.

2 of 2

Tantangan Semakin Berat

Bhayangkara  FC vs PSIS Semarang
Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, memperhatikan pemainnya saat menghadapi Bhayangkara FC pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Selasa (20/8). PSIS menahan imbang 0-0 Bhayangkara. (Bola.com/Yoppy Renato)

Sementara itu, nahkoda tim PSIS, Bambang Nurdiansyah, bersyukur timnya dapat mengamankan satu poin di kandang Arema yang terkenal angker. Namun demikian, pekerjaan rumah setumpuk masih harus diselesaikannya sebelum menghadapi persaingan di putaran kedua kompetisi.

"Saya turut berikan apresiasi Marini yang menunjukkan kualitasnya meski baru saja sembuh dari cedera. Kuncinya tetap terus bekerja keras karena tantangan ke depan akan semakin berat," ujar Bambang Nurdiansyah.

Lanjutkan Membaca ↓