Merasa Dikerjai Saat Melawan Persibat, Pelatih Bandung United Menyumpahi Wasit

Oleh Gatot Susetyo pada 07 Sep 2019, 21:20 WIB
Liestiadi, Blitar Bandung United

Bola.com, Batang - Persaingan sesama tim papan bawah Grup Barat Liga 2 2019 makin panas. Persibat Batang akhirnya memenangi duel kontra Bandung United dengan skor 2-1 di Stadion Moch. Sarengat Batang, Sabtu (7/9/2019).

Hasil ini sangat mengecewakan pihak tamu. Pelatih Bandung United, Liestiadi, bahkan sampai menyumpahi wasit Choirudin (Yogyakarta) karena merasa timnya dikerjai habis-habisan selama pertandingan.

"Selama saya di Liga 2, prihatin dengan kelakuan wasit. Wasit tidak mengedukasi dan menyelamatkan pemain. Kalau anak mereka main bola dihajar orang seperti itu, bagaimana? Semoga anak mereka tidak dihajar orang, karena hukum karma berlaku. Soal kartu merah, oke. Tapi, sebelumnya ada pelanggaran keras untuk pemain kami, tapi dibiarkan. Sementara bila pemain Batang melanggar, didiamkan saja," tutur Liestiadi setelah pertandingan.

Mantan arsitek Persegres GU ini juga menyoroti keputusan wasit yang memberikan hukuman kepada Bandung United ketika ada pemain Persibat yang jatuh tanpa ada senggolan dengan lawan.

"Keputusan wasit aneh-aneh. Pemain Batang jatuh sendiri tanpa benturan, kok kami dijatuhi hukuman. Jadi, tak ada gunanya kita ikut kursus lisensi dan belajar, kalau wasit seperti ini. Saya akan usul ke PSSI, wasit seperti ini akan sangat berjasa bagi Indonesia kalau Indonesia main di Piala Dunia. Jadi, kalau pas Indonesia main, suruh wasit yang curang seperti ini yang memimpin Timnas Indonesia. Saya yakin Indonesia pasti jadi juara Piala Dunia," cetusnya.

Liestiadi, yang telah mengantongi lisensi AFC Pro, tersebut menilai wasit Choirudin telah menzalimi pemain.

"Dia menzalimi pemain. Kasihan tadi ada pemain yang sampai berdarah. Saya tidak mengutuk atau apa. Yang penting, saya makan uang halal untuk anak istri. Soal dia dapat uang haram, itu urusan dia dengan Allah SWT. Dosanya dia yang menanggung sendiri," ujar Liestiadi.

 

2 of 2

Unggul Secara Permainan

Soal permainan, Liestiadi mengakui Bandung United lebih unggul dibanding Persibat.

"Dari pengamatan saya Bandung United lebih bagus. Sebenarnya Persibat tak istimewa. Namun, wasit membantu mereka. Banyak pelanggaran yang menguntungkan Persibat," ucapnya.

Dengan kemenangan ini, Persibat mengemas poin 19 dan berada di urutan ke-9 klasemen sementara grup ini atau satu setrip di atas zona degradasi. Sementara Bandung United masih di area degradasi pada peringkat ke-11 dengan poin 10.

Lanjutkan Membaca ↓