Timnas Iran U-19 Ingin Mengalahkan Indonesia Lagi

Oleh Vincentius Atmaja pada 10 Sep 2019, 22:45 WIB
Timnas Iran U-19

Bola.com, Yogyakarta - Timnas Iran U-19 ingin menutup rangkaian uji coba di Indonesia dengan kembali meraih kemenangan. Iran akan kembali memenuhi jamuan Timnas Indonesia U-19, kali ini di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (11/9/2019).

Tiga hari lalu, anak asuh Sirous Pourmousavi itu, mengalahkan Timnas Indonesia U-19 dengan skor 4-2 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (7/9/2019).

Timnas Iran U-19 kembali mencanangkan target menang lagi, meski kali ini bermain lokasi yang berbeda.

Pourmoisavi bakal kembali mengandalkan pemain yang menghadirkan kemenangan atas Indonesia. Di. antaranya Yasin Salmani, Ali Sobhani, Aria Barzegar, dan Mahdi Hashemnezhad. Keempat pemain itulah yang berhasil mengoyak jala gawang Tim Garuda Muda.

Timnas Iran U-19 mengaku juga banyak belajar dari pertemuan pertama di Bekasi. Pelatih Sirous Pourmousavi menyebut permainan terbuka membuat sisi pertahanan menjadi mudah ditembus, seperti dua gol balasan Indonesia.

"Pengalaman yang bagus untuk kami dalam uji coba di Indonesia. Ada enam gol kemarin, Indonesia sangat agresif. Saya yakin, baik kami maupun Indonesia, banyak belajar atas pertandingan kemarin," jelas Pourmousavi di Yogyakarta, Selasa (10/9/2019).

2 of 2

Timnas Indonesia U-19 Punya Potensi

Timnas Iran U-19
Striker Timnas Iran U-19, Ali Sobhani, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Timnas Indonesia U-19 pada laga uji coba di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (7/9). Indonesia kalah 2-4 atas Iran. (Bola.com/Yoppy Renato)

Pourmousavi turut menyebut Indonesia memiliki potensi besar sebagai kekuatan sepak bola di kelompok usia 19 tahun.

Timnas Iran U-19 sedikit banyak belajar melawan negara-negara di Asia Tenggara yang punya kecepatan, termasuk Indonesia.

"Setelah pertandingan kemarin, kami melakukan beberapa perbaikan. Kami juga kaget Indonesia tampil begitu agresif punya potensi yang bagus. Intinya kami harus memaksimalkan kesempatan dua kali uji coba di Indonesia ini," ujar Pourmousavi.

Lanjutkan Membaca ↓