Arema Prioritaskan Stopper Jangkung Sebagai Pengganti Arthur Cunha

Oleh Iwan Setiawan pada 11 Sep 2019, 21:30 WIB
Rachmat Latief

Bola.com, Malang - Pelatih Arema, Milomir Seslija, agak pusing jelang pertandingan pertama di putaran kedua Shopee Liga 1 melawan Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (11/9/2019).

Penyebabnya, bek inti Arema, Arthur Cunha da Rocha, mengalami cedera robek otot dalam sesi latihan. Tim medis sudah memberikan vonis bek asal Brasil itu harus istirahat saat melawan Borneo.

"Selanjutnya saya akan bicara dengan dokter. Tapi, untuk melawan Borneo, kami butuh stopper yang tinggi dan kuat duel udara karena lawan punya stiker dengan postur bagus," kata Milo.

Dalam latihan Rabu sore tadi (11/9/2019), Rachmat Latief dijajal berpasangan dengan kapten tim Hamka Hamzah.

Dari segi postur Rachmat cukup idel. Hanya, dia belum dapat kesempatan main selama putaran pertama.

Tetapi, Milo tidak meragukan kualitas pemain 30 tahun itu. Apalagi Rachmat juga sempat membela tim seperti PSM Makassar, Borneo FC, dan yang lainnya.

"Dia pemain yang punya pengalaman. Tapi, kami akan lihat seperti apa persiapan terakhir besok dan menjelang pertandingan," imbuh Milo.

2 of 2

Jam Terbang

Arthur Cunha
Bek Arthur Cunha saat latihan dengan Arema di Pantai Balekambang, Sabtu (7/9/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Rachmat sempat turun saat pramusim di ajang Piala Presiden 2019, yakni melawan Persela Lamongan. Waktu itu dia menggantikan Hamka Hamzah yang mengalami cedera. Namun, Arema justru takluk 0-1.

Sejak itu Rachmat tak pernah bermain lagi. Justru Ikhfanul Alam yang jadi pelapis jika satu di antara Arthur dan Hamka, absen.

Untuk laga melawan Borneo FC, Ikhfanul sepertinya akan jadi pelapis karena yang dibutuhkan Arema adalah bek dengan postur jangkung untuk menghentikan striker lawan.

"Borneo punya pemain tinggi seperti Matias Conti atau Lerby Eliandry. Jadi, kami harus mengantisipasinya," tegas Milo.

Lanjutkan Membaca ↓