Muhammad Rafid, Cucu BJ Habibie yang Hampir Gabung Timnas Indonesia U-19 dan Bandung United

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 11 Sep 2019, 20:10 WIB
M Rafid Habibie

Bola.com, Jakarta - Tidak banyak kabar yang mengaitkan almarhum Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, dengan dunia sepak bola. Namun, ada trah Habibie yang berprofesi sebagai pesepak bola. Dia adalah Muhammad Rafid Habibie.

Rafid adalah anak dari Rully Habibie, putra adik kandung BJ Habibie, Junus Effendi Habibie.

Nama Rafid mulai mencuat pada 2017 tatkala ia bersama 11 pemain luar negeri lainnya dipanggil untuk mengikuti seleksi bersama Timnas Indonesia U-18 yang ketika itu masih ditangani Indra Sjafri.

Dua tahun lalu, pemuda berusia 19 tahun tersebut sedang menimba ilmu di Italian Soccer Management Academy (ISMA), Italia.

Timnas Indonesia saat itu sedang mengadakan persiapan menuju Piala AFF U-18 2017 di Myanmar.

Dari 12 pemain luar negeri yang dijajal kemampuannya, hanya dua pemain yang didaftarkan ke turnamen itu, Samuel Christianson dan Syahrian Abimanyu. Rafid dan sembilan pemain lainnya dicoret dari masa seleksi.

"Rafid Habibie saya coret karena kalah bersaing dengan rekan-rekan setimnya," kata pelatih Indra Sjafri, Timnas Indonesia U-18 saat itu, medio Juli 2017.

Setahun sebelumnya, Rafid sempat latihan bareng Bali United untuk menjaga performanya sebelum menjalani uji coba di Sporting Lisbon Academy milik klub Sporting CP, kontestan kasta teratas Liga Portugal.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by M Rafid Habibie (@rafidhabibie) on

2 of 2

Pulang ke Indonesia

Timnas U-19 Indonesia, Cijantung
Jack Brown dari Inggris (kiri), Rafid Habibie dari ISM Academy Perugia dan Elias David dari Aghia Paraskevi beraksi di Stadion Atang Sutresna, (06/04/2017). 14 pemain dari luar Indonesia mengikuti seleksi perdana Timnas U-19. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Di tahun ini, Rafid kembali ke Indonesia. Ia mencari peruntungan dengan mengikuti seleksi bersama Bandung United, peserta Liga 2 2019.

Namun, upaya cucu keponakan BJ Habibie itu gagal. Bandung United memilih untuk tak mengontraknya karena sebuah alasan.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by M Rafid Habibie (@rafidhabibie) on

"Dia usianya baru 19 tahun, secara kualitas teknik oke, tapi secara power dan taktik, dia kurang tenaga. Apalagi saya disuruh manajemen untuk menyiapkan pemain yang sudah jadi. Kemudian saya dia rekomendasikan ke Persib U-20 agar dapat jam terbang. Ternyata entah mengapa, dia memiliki pertimbangan dan menolak ke U-20," kata Liestiadi, pelatih Bandung United ketika itu, pada Juni 2019.

"Saya lihat di Curriculum Vitae-nya, dia sudah bermain di Portugal dan Italia. Kalau dia ke Persib U-20, pasti diterima. Tapi, dia menolak. Sementara di Bandung United, saya butuh pemain yang mengerti pressing, taktik, dan transisi," tutur Liestiadi, yang kini digantikan oleh Budiman menangani Bandung United.

BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) sekira jam 18.05 WIB setelah menjalani perawatan di RSPAD, Jakarta, dalam usia 83 tahun.

Lanjutkan Membaca ↓