Sindir PSSI, Persikmania Bantu Denda Persik dengan Recehan

Oleh Gatot Susetyo pada 13 Sep 2019, 21:15 WIB
Persikmania

Bola.com, Kediri - Kelompok suporter Persik Kediri, Persikmania, kembali menggalang dana sukarela untuk membantu manajemen tim Macan Putih membayar denda sebesar Rp50 juta yang dijatuhkan Komdis PSSI pada 4 September lalu. Namun, kali ini tiga fraksi suporter menyerahkan uang recehan sejumlah Rp3,140.000.

Denda ini sebagai sanksi buntut kerusuhan antara suporter Persik Kediri dengan PSIM pada laga di Stadion Brawijaya, Kota Kediri (2/9/2019).

"Kami sengaja mengumpulkan recehan untuk pesan moral dan sindiran kepada PSSI, karena sanksi yang dijatuhkan kepada Persik tidak 100 persen atas dasar kebenaran fakta di lapangan," kata Edi Kurniawan, wakil dari kelompok Cyber Extreme.

Padahal, lanjut Edi Kurniawan, Persikmania dengan ramah menyambut dan menjamu suporter asal Yogyakarta itu, berupa penginapan hingga makanan saat mereka tiba di Kediri.

"Kebaikan kami dibalas tindakan anarkis. Komdis PSSI seharusnya adil menyikapi kasus ini karena kami sebagai pihak yang dirugikan berupa kerusakan fasilitas umum dan ratusan sepeda motor. Sampai saat ini, kami tak tahu siapa yang mengganti kerusakan tersebut. Malah Persik didenda sangat besar," tuturnya.

Edi Kurniawan juga menjelaskan akan terus mengumpulkan donasi hingga manajemen Persik Kediri bisa melunasi semua denda.

"Pembayaran denda berdurasi 14 hari sejak kejadian. Kami akan mohon kepedulian penonton di stadion membantu sukarela hingga utang denda lunas," ucapnya.

2 of 2

Manajemen Klub Salut

Persik Kediri dan PSIM Yogyakarta
Bentrokan antarkelompok suporter Persik dan PSIM pada laga Liga 2 2019 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Senin (2/9/2019), menelan puluhan korban luka-luka. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Manajer Persik, Beny Kurniawan, menyatakan akan menampung sumbangan suporter ini dalam rekening klub. Dia juga salut dengan kepedulian Persikmania terhadap masalah yang dihadapi pengurus.

"Hingga saat ini donasi suporter telah terkumpul Rp5.640.000. Kami akan masukan ke rekening klub. Kami sangat salut dengan aksi simpatik Persikmania ini," ujar Beny Kurniawan.

Beny menambahkan sebenarnya semua denda menjadi tanggung jawab manajemen yang diambil dari dana subsidi klub.

"Tiap peserta Liga 2 dapat subsidi Rp1 miliar. Dana itu dibagi lima termin. Jadi, tiap bulan kami terima Rp 200 juta. Jika bulan ini, kami didenda Rp 50 juta, maka kami terima subsidi Rp 150 juta," jelasnya.

Hingga putaran kedua Liga 2 2019 ini, Persik Kediri telah dijatuhi denda sebanyak Rp 200 juta.

"Jadi, itu senilai kiriman satu bulan. Padahal, kami sangat kesulitan mencari sponsor. Sponsor utama kami adalah suporter yang peduli dan setia mendukung langsung di stadion," ungkapnya.

Lanjutkan Membaca ↓