PSIS Menjadikan Bruno Silva sebagai Aset Berharga

Oleh Vincentius Atmaja pada 17 Sep 2019, 08:45 WIB
Bruno Silva

Bola.com, Semarang - PSIS Semarang menjadikan Bruno Silva sebagai aset yang berharga, setelah kembali direkrut. Pemain asal Brasil ini resmi kembali pulang ke markas Mahesa Jenar pada transfer tengah musim Shopee Liga 1 2019, Senin (16/9/2019).

PSIS memberikan kontrak 1,5 tahun atau sampai musim 2020. Hal itu sebagai bentuk keseriusan PSIS agar tak kembali kehilangan striker produktif tersebut.

Seperti diketahui, Bruno Silva menjadi satu di antara roh permainan PSIS musim 2018. Menempati posisi ujung tombak, Bruno menjadi top scorer klub dengan 16 gol dan membawa Mahesa Jenar finis di posisi ke-10 klasemen akhir.

Sayangnya, Bruno Silva harus mengakhiri kerja sama dengan PSIS pada akhir musim dan memutuskan bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Ain.

PSIS dan Bruno Silva memang sudah berjodoh, hingga kembali bekerja sama.

"Kami tahu kualitas Bruno yang dibuktikan musim lalu. Untuk itu kontrak kami sodorkan untuknya sampai akhir musim 2020. Artinya Bruno Silva akan tetap menjadi pemain PSIS Semarang sampai musim depan," ujar Yoyok Sukawi.

2 of 2

Lebih Garang

Kalteng Putra
Kapten Kalteng Putra, I Gede Sukadana (kiri), mencoba melewati hadangan striker PSIS, Claudir Marini, pada laga Piala Presiden 2018, Minggu (10/3/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Yoyok berharap Bruno mengangkat performa PSIS Semarang.

"Kami juga berharap datangnya Bruno, PSIS bisa jadi lebih hebat. Tapi ingat lambang di dada lebih tinggi. Intinya juga jangan sampai mendewakan pemain," kata pria yang juga merupakan anggota Exco PSSI ini.

Bruno Silva menjadi pemain asing terakhir yang dimiliki PSIS. Tiga ekspatriat sebelumnya lebih dulu bergabung ialah Wallace Costa dan Claudir Marini Jr. asal Brasil sejak awal musim, dan gelandang Jonathan Cantillana asal Palestina pada bursa transfer paruh musim.

"Tim ini secara teknis butuh Bruno di lini depan. Bisa diduetkan dengan Claudir Marini, Jonathan Cantillana, dan Septian David. Artinya akan ada banyak alternatif," ujar pria bernama lengkap Alamysah Satyanegara Sukawijaya. 

Lanjutkan Membaca ↓