Gesekan Aremania dengan Fan Garis Keras Persela Masih Terjadi

Oleh Iwan Setiawan pada 21 Sep 2019, 13:45 WIB
Aremania

Bola.com, Malang - Kekalahan Arema di kandang Persela LamonganĀ  pada Jumat malam (20/9/2019), membuat Aremania kecewa.

Ada sekitar seribu Aremania yang datanĀ untuk memberikan dukungan langsung di Stadion Surajaya, Lamongan. Tetapi hasilnya, Arema takluk 0-2.

Kekecewaan itu makin berlipat karena insiden kembali terjadi di sekitar stadion, yakni gesekan dengan satu di antara kelompok fas Persela, Curva Boys.

Sejak dua tahun lalu gesekan Aremania dengan fan garis keras Lamongan itu selalu terjadi. Beruntung kali ini gesekannya tidak terlalu mencekam karena ada Kepolisian dari Malang Raya yang ikut mengawal sehingga situasi bisa cepat dikendalikan.

"Sebenarnya kami tidak ada masalah dengan LA Mania. Namun, kemarin ada oknum suporter yang melempari kami lebih dulu. Ketika mau perjalanan pulang, Aremania membalasnya," kata Achmad Ghozales, salah seorang koordinator away Aremania.

Dari catatan Kepolisian, ada satu Aremania yang mengalami luka di bagian kepala. Dia sempat dirawat di ICU mini Stadion Surajaya. Kini sudah kembali pulang bersama Aremania lainnya.

2 of 2

LA Mania Minta Maaf

Persela Lamongan vs Arema FC
Duel pemain Arema, Hanif Sjahbandi, melawan pemain Persela, Rafael Oliveira, di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (20/9/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Selain itu, ada satu kendaraan yang mengalami pecah kaca bagian depan. Atas kejadian ini, koordinator LA Mania, Nugroho, meminta maaf kepada Aremania.

Setelah suasana kondusif, fan Arema baru meninggalkan area Stadion Surajaya 1,5 jam setelah pertandingan berakhir. Dalam perjalanan pulang di sekitar Kabupaten Lamongan, ada dua titik pelemparan batu yang dilakukan oknum suporter lawan.

Rombongan Aremania baru tiba di Malang pada jam 02.50 WIB.

"Meski away ke Lamongan ini ada insiden, kami berterima kasih kepada Kepolisian Malang Raya yang sudah memberikan pengawalan kepada rombongan Aremania. Sekitar 100 personil kepolisian yang mengawal kami dari Malang ke Lamongan mulai berangkat sampai pulang," ucap Ghozali.

Lanjutkan Membaca ↓