Edson Tavares Gunakan Pakem 3 Bek di Persija?

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 30 Sep 2019, 19:30 WIB
Diperbarui 30 Sep 2019, 19:30 WIB
Liga 1 2019 : Persija Jakarta Vs PSM Makassar
Bek Persija Jakarta, Maman Abdurahman, duel udara dengan striker PSM Makassar, Eero Markkanen, pada laga Liga 1 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (28/8). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih anyar Persija Jakarta, Edson Tavares, berpeluang mengembalikkan skema tradisional dengan menggunakan tiga bek.

Tavares adalah pelatih yang gemar menerapkan pakem tersebut. Laman Transfermarkt membuktikan bahwa figur asal Brasil ini merupakan penganut filosofi itu.

Saat masih melatih Yokohama FC di J2 League atau kasta kedua Liga Jepang pada 2017-2019, Tavares kerap memainkan formasi 3-4-2-1, 3-4-1-2, dan 4-3-1-2.

Di Persija Jakarta, pakem tersebut terbilang usang karena telah lama tak terpakai. Tavares pun mengomentari peluang dirinya memainkan skema tersebut.

"Saya akan mencoba terapkan metode intensitas tinggi. Mungkin tak banyak kuantitas. Semoga ini bisa dipahami dan diterima oleh seluruh pemain," kata Tavares.

"Paling penting adalah memaksimalkan pemain yang ada. Memang apabila bisa bermain dengan tiga bek atau pola lama dengan empat belakang, bisa saja. Tergantung sesuai dengan materi yang ada," tutur Tavares.

2 dari 2 halaman

Hanya Punya 4 Bek Murni

Piala Indonesia 2019 : Persija Jakarta Vs PSM Makassar
Bek Persija Jakarta, Ryuji Utomo, melakukan selebrasi usai membobol gawang PSM Makassar pada laga Piala Indonesia 2019 di SUGBK, Jakarta, Minggu (21/7). Persija menang 1-0 atas PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Tavares bakal kesusahan memaksakan pakem tiga bek di Persija Jakarta karena stok pemain belakang tak memadai. Tim berjulukan Macan Kemayoran ini hanya punya empat palang pintu murni yaitu Xandao, Fachruddin Aryanto, Maman Abdurrahman, dan Ryuji Utomo.

Kendati demikian, Tavares mencoba realistis. Saat ini, ia ingin lebih dulu meraba materi pemain Macan Kemayoran.

"Bagi saya, yang paling penting menerapkan strategi sesuai dengan karakter saya. Dua pelatih sebelumnya bukan tidak bekerja maksimal, tapi hasil yang tidak sesuai saja," ujar Tavares.

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia