3 Klub Sepak Bola Indonesia yang Pernah Pakai Jersey Bercorak Batik

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 02 Okt 2019, 20:45 WIB
Diperbarui 02 Okt 2019, 20:45 WIB
Hendika Arga Permana

Bola.com, Jakarta - Seragam sepak bola atau yang lebih dikenal jersey merupakan identitas sebuah klub. Alhasil, banyak klub yang memberikan corak menarik dalam jerseynya.

Satu di antara motif yang pernah dimasukkan dalam jersey ialah batik. Di Indonesia batik merupakan warisan budaya.

Hampir setiap wilayah di Indonesia memiliki jenis batik. Mulai dari batik Parang, batik Keraton, batik Priyangan, batik Lasem, batik Kawung dll.

Tak hanya itu, setiap batik-batik tersebut juga mempunyai filosofi dan sejarahnya tersendiri. Alhasil, banyak tim dari Indonesia yang memasukkan corak batik dalam kostum kebanggannya demi menambah semangat dalam bertanding.

Selain itu, motif batik itu menjadikan jersey tersebut semakin elegan. Lalu, tim-tim Indonesia mana saja yang memasukkan corak batik dalam seragam sepak bolanya? Berikut Bola.com merangkum dari berbagai sumber, klub-klub Indonesia yang pernah pakai corak batik. 

 

2 dari 4 halaman

PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta
Sponsor utama PSIM, Renesola Clean Energi LED, terpampang di bagian depan jersey. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Klub kebanggan kota Yogyakarta itu hampir tak pernah absen menaruh motif batik dalam jerseynya. Seperti diketahui, Yogyakarta merupakan provinsi yang juga terkenal dengan batiknya, seperti halnya Solo dan Pekalongan.

Adapun Jersey yang pernah dipakai klub berjuluk Laskar Mataram ialah Kawung dan Parang. Nama terakhir menjadi corak yang kerap dimasukkan PSIM dalam beberapa musim terakhir.

3 dari 4 halaman

Sriwijaya FC

Usai Terdegradasi, Sriwijaya FC Diterpa Isu Ditinggal Pemainnya
Para pemain bintang Sriwijaya FC dipastikan akan meramaikan Piala Indonesia (Dok. Instagram @sriwijayafc.id / Nefri Inge)

Selain PSIM, Sriwijaya juga sering memasukkan motif batik dalam kostum kebanggan Sumatra Selatan itu. Sriwijaya sering memadukan warna kuning dengan motif Songket khas Palembang.

Hampir setiap musim Sriwijaya FC memasukkan motif batik dalam jerseynya. Hingga kini, klub berjuluk Laskar Wong Kito itu juga masih menyematkan motif batik di bagian leher.

4 dari 4 halaman

Persis Solo

Launching Persis Solo
Para pemain Persis diperkenalkan ke masyarakat Madiun dalam launching tim di Stadion Wilis, Minggu (16/6/2019). (Media officer Persis Solo)

Seperti halnya Yogyakarta, Solo juga merupakan kota yang kaya dengan motif batik. Alhasil, klub kebanggaan kota Solo, Persis juga memasukkan motif batik.

Persis Solo kerap menggunakan motif parang yang dipadukan dengan warna merah khas jersey dari Laskar Samber Nyawa. Musim ini, Persis Solo manyematkan batik berwarna emas yang ditaruh di bagian dada jersey.

Lanjutkan Membaca ↓