Manajer Madura United Siap Diperiksa Satgas Antimafia Bola Terkait Penalti di Laga Kontra Persib

Oleh Aditya Wany pada 08 Okt 2019, 10:45 WIB
Haruna Soemitro, Madura United

Bola.com, Bangkalan - Duel yang mempertemukan Madura United kontra Persib Bandung dalam pekan ke-22 Shopee Liga 1 2019 masih menjadi perbincangan. Pasalnya, muncul satu insiden yang menjadi perhatian di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Sabtu (5/9/2019).

Dalam media sosial, banyak warganet yang mempertanyakan insiden penalti yang didapat oleh Madura United di laga itu. Wasit Faulur Rosy meniup peluit dan menunjuk titik putih setelah Achmad Jufriyanto dianggap melanggar Diego Assis pada menit ke-62.

Banyak yang menilai insiden seharusnya bukan pelanggaran dan Madura United tidak pantas mendapatkan penalti. Satgas Antimafia Bola kabarnya bakal melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro menyatakan siap jika dipanggil untuk menjalani pemeriksaan mengenai hal itu.

“Ya, harus siap tentunya. Sebagai warga negara yang taat hukum, saya wajib mendukung apa pun yang dilakukan penegak hukum. Tapi, saya tidak akan meladeni netizen, buang-buang energi,” kata Haruna.

Sebelumnya, kapten Persib, Supardi Nasir, menyentil wasit Faulur Rosy yang dinilai berat sebelah dalam memimpin pertandingan. Dia merasa Maung Bandung dirugikan dengan keputusan penalti yang dianggap kontroversial itu.

Terlepas dari itu, Persib tercatat selalu dihukum penalti saat bertandang ke markas Madura United dalam Liga 1 selama tiga musim terakhir sejak 2017. Ditambah, Persib juga tercatat tak pernah menang atas Madura United dalam delapan pertemuan.

Laga ini sendiri berakhir dengan skor tipis 2-1. Eksekusi penalti Beto Goncalves berbuah gol pada menit ke-64. Sebelumnya, Persib sempat unggul lewat Febri Hariyadi pada menit ketiga. Satu gol balasan Madura United di menit ke-26 lahir karena gol bunuh diri Nick Kuipers.