Gelandang Arema Rela Berganti Posisi demi Kesempatan Main

Oleh Iwan Setiawan pada 08 Okt 2019, 14:45 WIB
Jayus Hariono (Arema)

Bola.com, Malang - Gelandang muda Arema FC, Jayus Hariono mulai akrab dengan bangku cadangan sejak tim Singo Edan mendatangkan pemain asing Takafumi Akahoshi.

Persaingan di sektor tengah Arema semakin ketat. Terakhir, Jayus menjadi starter dalam laga terakhir Arema pada putaran pertama melawan PSIS Semarang, 31 Agustus. Setelah itu, pemain 22 tahun ini lebih banyak jadi pelapis. Padahal, pada putaran pertama lalu, dia delapan kali menjadi starter berpasangan dengan Hendro Siswanto.

Saat dikonfirmasi terkait posisinya yang mulai tergeser, Jayus tidak ingin pasrah. Mantan pemain Persekam Metro FC ini tetap berusaha memperlihatkan kualitasnya dalam latihan.

“Main atau tidak itu hak pelatih. Tapi saya tidak diam saja. Tentu dalam latihan berusaha lebih baik lagi karena setiap pemain tentu ingin dapat kesempatan bermain,” tegasnya.

Jayus juga rela jika nantinya harus bermain di posisi lain asalnya kesempatan turun ke lapangan datang lagi. Seperti yang dialami Ridwan Tawainela dan Nasir, yang berposisi asli sebagai pemain sayap dan harus turun jadi bek kiri maupun gelandang bertahan.

“Saya siap main di mana saja asalkan nantinya dapat kesempatan main. Dulu waktu di Persekam Metro FC, saya sempat jadi stoper dan bek kiri maupun kanan,” lanjut pemain yang sempat terpanggil timnas U-22 ini.

Arema FC kembali krisis pemain belakang dalam laga terdekat melawan PSM Makassar pada 16 Oktober. Kapten Arema, Hamka Hamzah mengalami cedera paha. Sedangkan bek sayap Agil Munawar juga cedera lutut.

2 of 2

Peluang Ganti Posisi

Jayus Hariono
Gelandang Arema, Jayus Hariono, saat duel kontra Barito Putera, Senin (4/3/2019) di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Jayus mengakui pernah ditanya terkait peluang berganti posisi.

“Saya sempat ditanya tim pelatih apa pernah main di posisi stoper. Tapi setelah libur latihan baru di lapangan futsal. Jadi belum pernah latihan jadi stoper di Arema. Kalau memang main posisi itu, saya siap,” sambungnya.

Jayus mulai jadi pemain inti di Arema FC sejak paruh musim lalu. Permainannya tergolong stabil dan cepat klop dengan seniornya di lapangan.

“Beberapa waktu lalu saya sempat cedera. Setelah itu mulai jarang bermain lagi. Tapi sekarang tidak ada lagi masalah cedera. Semoga dapat kesempatan lagi,” pungkasnya. 

Lanjutkan Membaca ↓