Timnas Indonesia dan Simon McMenemy Punya Rekor Mentereng Hadapi Vietnam

Oleh Aditya Wany pada 15 Okt 2019, 10:45 WIB
Diperbarui 15 Okt 2019, 10:45 WIB
Latihan Timnas Indonesia

Bola.com, Gianyar - Timnas Indonesia boleh jadi merasa berada di atas angin saat berjumpa Vietnam. Mereka memiliki catatan yang gemilang dalam 23 pertemuan dengan Vietnam dalam berbagai ajang.

Skuat Garuda mampu memenangi sembilan laga sejak kali pertama bertemu di SEA Games 1991. Vietnam sendiri baru menang lima kali saja, sedangkan sembilan pertandingan sisanya berakhir imbang.

Kini, keduanya sedang mempersiapkan diri untuk saling berhadapan dalam pertandingan Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa malam (15/10/2019).

“Mereka tak punya rekor baik melawan Indonesia, mungkin hanya faktor keberuntungan. Kami tidak hanya akan berharap kepada keberuntungan,” kata Simon McMenemy, pelatih Timnas Indonesia.

Lebih dari itu, Simon McMenemy memiliki pengalaman mempermalukan Vietnam. Itu terjadi saat McMenemy menangani Filipina. Dia mampu mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam (5/12/2010)

Tak hanya itu, pelatih asal Skotlandia itu juga mempunyai rekor mentereng saat bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Catatan itu dibukukannya dengan menangani Bhayangkara FC di Liga 1 2017 dan 2018. Dua kali melawat ke markas Bali United, dua kali pula dia menang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, masing-masing dengan skor 3-1 dan 3-2.

“Indonesia punya rekor bagus melawan Vietnam di sini. Saya juga punya rekor bagus melawan Vietnam. Mungkin itu kemenangan terbesar dalam karier saya saat melawan Vietnam pada 2010,” ucap pelatih berusia 41 tahun itu.

“Saya juga belum pernah kalah di Dipta sebagai pelatih. Jadi, ada banyak hal yang memengaruhi, mungkin keberuntungan. Tantangannya tetap memulihkan kondisi pemain kami setelah pertandingan di Dubai,” imbuhnya.

Sejak hari pertama tiba di Bali, Simon McMenemy beberapa kali menekankan topik mengenai kondisi fisik anak asuhnya jelang menghadapi Vietnam. Sebab, mereka tak memiliki banyak waktu setelah kalah 0-5 dari Uni Emirat Arab pada Kamis (10/10/2019).

Simon McMenemy juga cukup mengetahui kultur sepak bola Vietnam karena pernah berkarier sebagai pelatih di sana. Dia mengangani klub Vietnam, Dong Tam Long An, pada 2011.

“Permainan Vietnam pada 2010 mudah ditebak. Mereka bermain cepat lewat bola pendek. Jika dibandingkan dengan sekarang sudah berubah dan semakin banyak pemain yang lebih berpengalaman,” ucap pelatih Timnas Indonesia itu.