Rapor Buruk Timnas Indonesia setelah Kalah dari Vietnam di Kandang

Oleh Iwan Setiawan pada 16 Okt 2019, 09:15 WIB
Diperbarui 16 Okt 2019, 09:15 WIB
Timnas Indonesia vs Vietnam

Bola.com, Malang - Timnas Indonesia kembali menelan hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Meski bermain di kandang sendiri, kali ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019) malam, Tim Garuda dipermalukan Vietnam dengan skor 1-3. Anak asuh Simon McMenemy itu belum meraih poin dari empat laga yang sudah dijalani.

Hasrat memetik poin perdana dalam laga kandang kontra Vietnam sudah menemui jalan terjal di babak pertama. Tepatnya pada menit 26, gawang Muhammad Ridho dijebol oleh Do Duy Manh.

Pada babak kedua Timnas Indonesia berupaya mengejar ketertinggalan. Tapi, petaka justru datang. Yanto Basna melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti pada menit ke-55. Pemain belakang Vietnam, Que Ngoc Hai, berhasil memperbesar keunggulan Vietnam menjadi 2-0.

Enam menit berselang, gawang Ridho kembali bergetar setelah striker Nguyen Tien Linh berhasil melepaskan diri dari kawalan dan melepaskan tembakan keras. Vietnam semakin nyaman dengan skor 3-0.

Timnas Indonesia baru bisa memperkecil kedudukan lewat pemain penganti Irfan Bachdim pada menit ke-84. Pada pengujung pertandingan, Vietnam kembali dapat penalti kedua setelah tangan bek naturalisasi Otavio Dutra terlihat wasit mengadang pemain lawan. untungnya Ridho bisa menepisnya dan skor 1-3 bertahan hingga laga usai.

Mantan pemain Timnas Indonesia yang kini melatih Babel United di Liga 2, I Putu Gede Swisantoso, memberikan penilaian terkait performa Timnas Indonesia yang sedang jeblok. Khusus pertandingan menghadapi Vietnam, dia tidak melihat Indonesia bermain tanpa game plan. Itu membuat skema permainan tidak terlihat jelas.

Justru Vietnam yang serasa main di kandang sendiri. Mereka tampil nyaman dan mencetak tiga gol dengan mudah.

“Banyak evaluasi yang harus dilakukan. Timnas Indonesia tidak ada game plan. Kolektivitas juga tidak terlihat. Mungkin efek banyak perubahan susunan pemain di setiap pertandingan. Pilihan passing juga selalu melebar, tidak berusaha kedepan untuk lebih dekat dengan gawang,” jelasnya.

Khusus untuk penilaian per individu pemain, Putu Gede juga memberikan rapor merah untuk barisan pemain Timnas Indonesia dalam laga kali ini.

 

2 dari 5 halaman

Lini Pertahanan

Thailand Vs Timnas Indonesia
Kiper Timnas Indonesia, Muhammad Ridho, tampak kecewa usai dikalahkan Thailand pada laga Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11). Thailand menang 4-2 dari Indonesia. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

M. Ridho 

Sektor penjaga gawang sempat jadi sorotan karena dua kiper Timnas Indonesia sebelumnya, Andritani Ardhiyasa dan Wawan Hendrawan, selalu melakukan blunder. Sebenarnya Ridho tidak melakukan kesalahan dalam laga ini. Tapi, pemain Vietnam punya banyak kesempatan melepaskan tembakan ke gawang. Satu penyelamatan penalti di akhir laga jadi kredit tersendiri.

Nilai: 6

I Putu Gede Juni Antara

Sektor bek kanan tidak bisa berfungsi dengan baik. Lebih banyak hanya membuang bola kedepan. Padahal biasanya Putu Gede punya ketenangan bermain. Tapi, dalam laga ini kurang terlihat.

Nilai: 5

Otavio Dutra

Debut yang buruk untuk pemain kelahiran Brasil ini. Dia terlihat keteteran menghadapi kecepatan pemain Vietnam. Sebuah pelanggaran yang tidak perlu dilakukan di pengujung pertandingan juga membuat Timnas Indonesia dihukum penalti.

Nilai: 4

Yanto Basna

Pemain berdarah Papua ini menjabat sebagai kapten tim lawan Vietnam. Namun performanya justru menurun drastis. Sempat melakukan sebuah blunder setelah terjadi gol di babak pertama akibat salah passing. Penalti pertama Vietnam juga berasal dari pelanggaran yang dilakukannya.  

Nilai: 4

Abduh Lestaluhu

Pemain Tira Persikabo ini memang cukup aktif dalam laga ini. Namun kesalahan koordinasi dan umpan sering dilakukan. Sehingga dia harus lebih banyak menghadang serangan.

Nilai: 5

 

3 dari 5 halaman

Lini Tengah

Indonesia Vs Mauritius
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Mauritius pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018). Indonesia menang 1-0 atas Mauritius. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Evan Dimas

Sebenarnya dia satu gelandang terbaik Indonesia saat ini. Tapi entah mengapa kualitasnya tak terlihat. Lini tengah Timnas Indonesia yang harusnya jadi otak serangan justru membuat permainan tanpa pola.

Nilai: 4

Bayu Pradana

Kolaborasinya dengan Evan dibilang buruk. Padahal kedua pemain ini berasal dari klub yang sama, Barito Putera. Permainannya tidak jelas.  

Nilai: 4

Rico Simanjutak

Pemain gesit ini mengawali pertandingan dengan kurang bagus. Tapi, babak kedua dia bangkit dan antusias di lapangan. Terus berjuang tanpa lelah dan memberikan assist untuk gol Indonesia.

Nilai: 6

4 dari 5 halaman

Lini Depan

Sadil Ramdhani

Kualitasnya tidak terlihat di laga ini. Biasanya dia punya skill dan tembakan yang mematikan. Tapi, semua itu tidak muncul.

Nilai: 5

Stefano Lilipaly

Sebenarnya sulit menilai Lilipaly, mengingat suplai bola kepadanya minim. Perannya juga kurang terlihat.

Nilai: 6

Beto Goncalves

Suplai bola kepadanya juga minim. Tapi, saat mendapat bola,, striker Timnas Indonesia ini beberapa kali salah posisi. Begitu dapat peluang, tidak bisa maksimal karena tenaga terkuras setelah beberapa kali turun mencari bola.

Nilai: 5

5 dari 5 halaman

Pemain Pelapis

Timnas Indonesia Vs Vanuatu
Striker Timnas Indonesia, Irfan Bachdim, mengontrol bola saat melawan Vanuatu pada laga persahabatan di SUGBK, Jakarta, Sabtu (15/6). Indonesia menang 6-0 atas Vanuatu. (Bola.com/Yoppy Renato)

 

Wawan Febrianto

Masuknya Wawan tidak banyak memberikan pengaruh di lapangan. Permainan Timnas Indonesia masih tidak terpola.

Nilai: 5  

Irfan Bachdim

Mencetak gol tunggal dan sangat bersemangat di lapangan karena dia bermain di stadion klubnya, Bali United. Sayang, dia hanya jadi pengganti.

Nilai: 6,5

Lerby Eliandry

Tidak terlalu lama di lapangan. Jarang dapat bola. Tapi, ada sebuah kesalahan yang dilakukan ketika bola di depan kotak penalti sendiri bisa dicuri pemain Vietnam.

Nilai: 5

Lanjutkan Membaca ↓