Arema FC Butuh Gelandang yang Lebih Kuat Saat Hadapi Persipura

Oleh Iwan Setiawan pada 18 Okt 2019, 07:15 WIB
Arema FC

Bola.com, Samarinda - Lini tengah menjadi sorotan pelatih Arema FC, Milomir Seslija, ketika takluk 2-6 dari PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Rabu (16/10/2019). Milo memberikan sinyal jika ada perubahan atau perbaikan di sektor tengah ketika menghadapi Persipura Jayapura di pertandingan tandang selanjutnya yang digelar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, 20 Oktober mendatang.

Arema FC dinilai kerap kehilangan bola di lini tengah ketika menghadapi PSM. Bahkan gol kedua Ferdinand Sinaga terjadi karena Makan Konate yang tengah menguasai bola dengan mudah direbut oleh Wiljan Pluim yang langsung melepaskan umpan terobosan kepada Ferdinand.

“Kami butuh gelandang yang lebih kuat. Sebenarnya ketika lawan PSM ingin menurunkan Jayus Hariono. Tapi, dia sakit,” kata Milo.

Saat menghadapi PSM, trio lini tengah Arema, Makan Konate, Takafumi Akahoshi dan Hendro Siswanto jadi pilihan utama. Peran gelandang asal Jepang, Akahoshi yang kurang terlihat.

Justru pada pertengahan babak kedua, Akahoshi sempat jadi stoper bersama Arthur Cunha karena stoper lainnya, Ikhfanul Alam, mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Akahoshi sempat dicadangkan dalam dua pertandingan kandang Arema lawan PSS Sleman dan PSM Makassar.

Alasannya, bukan faktor kualitas. Tapi, kebutuhan Arema untuk memainkan gelandang yang lebih fight, mengingat karakter jebolan Urawa Reds Jepang tersebut lebih kalem dan mengutamakan akurasi umpan bagus.

 

2 of 2

Butuh Gelandang Petarung

Milo menganalisa Persipura punya sederet pemain dengan tipikal petarung sehingga dia harus mengantisipasinya dengan tipikal gelandang petarung juga. Karakter tersebut ada di tubuh Jayus dan pemain yang kembali dari Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi.

“Kami punya beberapa opsi dengan kembalinya pemain itu. Akan dilihat juga selama persiapan nanti seperti apa,” tegasnya.

Musim ini sebenarnya lini tengah jadi kekuatan Arema karena ada sejumlah pemain berkualitas di sana. Hal itu juga membuat persaingan sebagai starter sangat ketat. Korbannya adalah gelandang asing Pavel Smolyachenko yang harus terdepak pada tengah musim. Kini Akahoshi yang sudah beberapa kali dicadangkan.

Lanjutkan Membaca ↓