Rendi Irwan Minta Pemain Persebaya Bangkit

Oleh Aditya Wany pada 21 Okt 2019, 09:45 WIB
Diperbarui 22 Okt 2019, 21:17 WIB
Persebaya Surabaya

Bola.com, Surabaya - Pemain Persebaya tidak ingin terus larut dalam kesedihan setelah menelan kekalahan 1-4 dari Persib Bandung dalam laga pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (18/10/2019).

Hasil itu membuat Persebaya tak pernah menang dalam lima partai terakhir secara beruntun di Liga 1 2019.

Setelah laga berakhir, beberapa pemain tertunduk lesu. Namun, Rendi Irwan, wakil kapten tim Persebaya, meminta rekan-rekannya untuk segera bangkit dan memiliki motivasi menang di laga berikutnya.

Saat ini, suasana tim Persebaya juga sudah tidak terlalu memikirkan hasil negatif tersebut. Rendi Irwan dkk. berusaha bangkit untuk bersaing di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

“Saya melihat ke depan kami harus instrospeksi. Kami pernah seperti Persib pada musim lalu. Kami pernah merasakan posisi seperti ini. Masak kami tidak bisa bangkit,” ucap Rendi kepada Bola.com.

Situasi yang dialami Persebaya ini mirip Persib yang sempat tampil tidak konsisten. Sebelumnya, Maung Bandung kalah 1-2 melawan Madura United (28/9/2019). Namun, mereka bangkit dengan mengalahkan Persebaya.

Musim lalu, Persebaya juga terpuruk dengan kekalahan 0-1 saat menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (13/10/2018). Kekalahan itu melecut kebangkitan Persebaya yang kemudian bangkit dengan mengalahkan Persib 4-1 (20/10/2019).

2 of 2

The Giant Killer

Persebaya Surabaya
Skuat Persebaya gontai setelah kalah 1-4 dari Persib di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar (18/10/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Persebaya lantas mendapat julukan The Giant Killer karena mampu mengalahkan klub papan atas macam PSM Makassar, Madura United, Persija Jakarta, Bali United, hingga Bhayangkara FC. Hasil itu kemudian membuat mereka finis peringkat kelima klasemen akhir.

"Kami masih ingat musim lalu, melawan Borneo juga seperti itu. Pokoknya, dalam kondisi apa pun, kami harus tetap bersama-sama. Urusan strategi, itu pelatih yang menentukan. Kami harus segera bangkit," tutur pemain asli Sidoarjo itu.

Lanjutkan Membaca ↓