Madura United Ingatkan Tugas Pengurus Baru PSSI

Oleh Aditya Wany pada 04 Nov 2019, 12:30 WIB
Diperbarui 06 Nov 2019, 12:17 WIB
Penutupan Kongres Luar Biasa PSSI

Bola.com, Bangkalan - Madura United, sebagai satu di antara klub yang berkompetisi di Liga 1 alias kasta tertinggi, turut memberikan saran terhadap jajaran pengurus baru PSSI. Suara itu dikemukakan oleh Direktur PT Polana Bola Madura Berstatus, perusahaan yang menaungi Madura United, Ziaul Haq.

"Proses kongres sudah berjalan sesuai tata tertib. Pengurus yang baru dalam hal ini Ketum, Waketum, dan Exco punya tugas besar," kata pria yang akrab disapa Zia tersebut.

"Yaitu, mempersiapkan Piala Dunia U-20 2021, peningkatan kualitas kompetisi, dan juga pengelolaan timnas agar lebih baik," imbuhnya.

Seperti diketahui, PSSI telah memiliki pengurus baru untuk periode 2019-2023 setelah kongres yang digelar di Jakarta, Sabtu (2/11/2019). Mochamad Iriawan alias Iwan Bule terpilih sebagai ketua umum, lalu Cucu Sumantri dan Iwan Budianto menjadi wakil ketua umum.

Tak tertinggal pula ada 12 anggota komite eksekutif alias Exco yang mengemban amanat di periode tersebut. Beberapa di antaranya merupakan sosok yang memiliki peran di klub Indonesia, yaitu Haruna Soemitro, Yoyok Sukawi, Pieter Tanuri, Hasnuriyadi Sulaiman, dan Endri Irawan.

Indonesia juga akan memiliki agenda besar pada dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Ajang itu menjadi sorotan mengingat bisa menjadi wadah untuk mengenalkan sepak bola Indonesia pada dunia internasional.

2 of 2

Timnas Indonesia

Penutupan Kongres Luar Biasa PSSI
Ketua Umum PSSI terpilih Mochamad Iriawan (tengah) saat penutupan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Sabtu (2/11/2019). Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu terpilih menjadi ketua umum PSSI untuk periode 2019-2023 setelah meraih 82 dari jumlah voters 85. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Di sisi lain, Timnas Indonesia senior juga sedang babak belur setelah kalah dalam empat laga di Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Zia menilai hal ini tidak boleh luput dari pembenahan pengurus baru PSSI.

"Untuk Timnas, tentunya kualiatas pemain akan didapatkan pemain terbaik sepanjang kompetisi dan pola pengembangan pembinaan berjalan dengan baik. Kami berharap tidak ada yang mundur di tengah jalan dan jalankan program hingga tuntas di akhir periode," ucap Zia.

Selama ini, kompetisi Liga 1 2019 kerap melahirkan banyak permasalahan dengan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. Agenda mereka kerap bertabrakan dengan jadwal pertandingan kompetisi sehingga memicu tarik ulur kepentingan.

Lanjutkan Membaca ↓