Asa ASEAN Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034 Melonjak Setelah Teken MoU dengan FIFA

Oleh Aning Jati pada 04 Nov 2019, 14:30 WIB
Diperbarui 04 Nov 2019, 15:16 WIB
Para Pemimpin ASEAN Diberi Jersey oleh FIFA

Bola.com, Jakarta - Asa negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 meninggi setelah terjalinnya nota kesepahaman (MoU) dengan FIFA.

10 negara ASEAN dan FIFA sepakat menekan MoU dalam rangkaian KTT ASEAN ke-35 di Bangkok, Sabtu malam (2/11/2019).

MoU diteken Sekjen ASEAN, Lim Jock Hoi, dan Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Terjalinnya nota kesepahaman itu hanya beberapa pekan setelah ASEAN, yang diwakili lima negara, sepakat bersatu dan bekerja sama untuk mengikuti bidding menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

Kelima negara itu adalah Indonesia, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia.

Sesuai hasil dalam ASEAN Ministerial Sports kelima di Manila (8/10/2019), Thailand akan memimpin ASEAN dalam bidding tersebut.

"Kami menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman antara ASEAN dan FIFA yang mana akan mendukung kerja sama sepak bola dan melengkapi dalam upaya bersama ASEAN untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034," demikian pernyataan 10 pemimpin ASEAN dalam KTT ASEAN, Minggu (3/11/2019), seperti dikutip dari Bangkok Post.

FIFA, yang diwakili sang presiden, Gianni Infantino, ikut gembira dengan rencana ASEAN mengikuti bidding tuan rumah Piala Dunia.

"Ini sesuatu yang layak diwujudkan, untuk sesuatu yang besar. Kita harus berinvestasi dalam sepak bola," kata Infantino.

2 dari 2 halaman

Sambutan Positif

Para Pemimpin ASEAN Diberi Jersey oleh FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara FIFA dan ASEAN di Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11/2019). Penandatanganan itu dalam rangkaian acara KTT ke-35 ASEAN dan disaksikan para pemimpin negara-negara ASEAN. (Liputan6.com/Biro Pers Setpres)

Hanya, MoU yang diteken itu memang tidak memuat secara spesifik perihal Piala Dunia 2034.

"Nota Kesepahaman yang baru ini mencakup berbagai bidang kolaborasi dengan fokus yang kuat pada pendidikan, khususnya melalui penerapan program FIFA for School untuk menumbuhkan keterampilan hidup dan pendidikan jasmani melalui sepak bola untuk anak laki-laki dan perempuan di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Asia Tenggara," demikian pernyataan FIFA seperti diunggah dalam situs resmi mereka.

"Aliansi ini juga akan melihat FIFA dan Asean berkolaborasi dalam penerapan strategi bersama untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan partisipasi inklusif dalam sepak bola, terutama bagi wanita dan komunitas yang terpinggirkan," imbuh FIFA.

Meski begitu, keyakinan ASEAN untuk maju dalam bidding meningkat lantaran sudah memiliki "kedekatan" dan sambutan positif dari FIFA.

Lima negara ASEAN itu akan bersaing jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 dengan China, Mesir, Nigeria, Zimbabwe, dan gabungan Australia-Selandia Baru.

Sejauh ini baru Qatar dan gabungan Korea Selatan-Jepang, negara di Asia yang akan dan pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia garapan FIFA.

Sementara, hanya Indonesia, negara ASEAN yang pernah berpartipasipasi tampil di Piala Dunia. Ketika itu pada edisi 1938 dengan nama Hindia Belanda.

Sumber: Bangkok Post

Lanjutkan Membaca ↓