Kalah dari Arema, Madura United Terlalu Banyak Kekurangan

Oleh Aditya Wany pada 08 Nov 2019, 20:45 WIB
Madura United

Bola.com, Malang - Madura United kembali menelan kekalahan di Shopee Liga 1 2019. Laskar Sape Kerap takluk dengan skor 0-2 dari Arema FC dalam pekan ke-27 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (8/11/2019) sore.

Dua gol Arema dicetak oleh Makan Konate (4') dan Rivaldi BawuoH (84'). Mereka mampu memanfaatkan kelengahan pemain belakang Madura United saat keasyikan menyerang.

Secara keseluruhan, Madura United bermain buruk dan tidak menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Mereka tidak mampu membukukan tembakan tepat sasaran ke gawang Arema.

"Arema bermain efektif. Kami kesulitan memebus pertahaban mereka yang rapat. Kami berusaha bangkit, tapi justru Arema memanfaatkan situasi dan melahirkan gol kedua," kata Rasiman, pelatih Madura United.

"Dalam situasi tertinggal 0-1, kami masih berusaha mengejar dan mencari peluang. Tapi, gol kedua membuat kami semakin sulit karena menurunkan pemain lapis kedua," imbuh pelatih berusia 44 tahun itu.

Kekalahan ini juga tidak lepas dari absennya tiga pilar sekaligus, yaitu Diego Assis, Beto Goncalves, dan Aleksandar Rakic. Tanpa ketiganya, serangan Madura United sangat buruk dan kerap mudah dipatahkan Arema.

2 of 3

Masalah Konsentrasi

Arema FC
Arema FC berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (8/11/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Dalam situasi itu, Rasiman berjudi dengan menurunkan stoper Ante Bakmaz sebagai gelandang bertahan. Selama ini, posisi itu telah menjadi milik Asep Berlian yang punya keunggulan dalam memperebutkan bola.

"Saya mengamati Arema kerap membangun serangan lewat Hamka Hamzah. Saya menaruh Ante yang posturnya bagus supaya bisa mengantisipasi bola panjang. Tapi, beberapa kali kami melakukan kesalahan," terang Rasiman.

"Asep cukup lama absen, hampir sebulan setelah cedera. Saya ingin tim lebih segar karena Asep dan Ante punya tipe yang sama. Saya memasukkan Asep setelah Ante kerepotan menahan Makan Konate," imbuhnya.

Hasil ini mirip saat Madura United kalah 0-2 dari Persipura Jayapura pekan lalu (3/11/2019). Dua gol itu sama-sama lahir pada menit awal dan akhir. Ini menunjukkan masalah serius di skuat Laskar Sape Kerap.

"Konsentrasi jadi masalah. Kami sudah sempat mengasah itu. Ini akan jadi koreksi dan tanggung jawab saya sebagai pelatih. Kami harus segera memperbaikinya nanti," tutur pelatih berusia 44 tahun itu.

Madura United tertahan dengan raihan 44 poin di posisi kedua. Mereka berpotensi disalip oleh Persipura Jayapura di peringkat ketiga dengan 43 poin.

3 of 3

Highlights Arema FC Vs Madura United

Lanjutkan Membaca ↓