Pelatih Bali United Mengharap Dukungan Suporter Jatim Saat Menantang Persipura

Oleh Aditya Wany pada 10 Nov 2019, 19:00 WIB
Stefano Cugurra Teco

Bola.com, Sidoarjo - Duel Persipura Jayapura melawan Bali United dalam laga tunda pekan ke-17 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (11/11/2019), terancam sepi penonton. Kedua tim memainkan pertandingan di tempat netral, meski Persipura berstatus tuan rumah.

Padahal, pertandingan ini sebenarnya merupakan pertemuan dua tim papan atas Liga 1 2019. Bali United masih berada di puncak klasemen dengan 56 poin, sedangkan Persipura dalam upaya mengejar di posisi ketiga, mengumpulkan 43 poin.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, secara khusus meminta kepada suporter sepak bola Jawa Timur untuk datang menyaksikan duel ini. Seperti diketahui, Jawa Timur adalah satu di antara provinsi kiblat sepak bola nasional karena memiliki banyak klub dan suporter fanatik.

"Saya minta suporter atau teman-teman suka bola dari Surabaya, Sidoarjo, atau Gresik datang buat mendukung di stadion. Pasti lebih bagus. Saya juga dengar suporter dari Bali akan datang memberi semangat buat tim kami," ucap pelatih asal Brasil itu.

Persipura sebenarnya memiliki suporter yang berbasis di Jawa Timur, namun jumlah mereka tidak banyak. Demikian halnya pendukung Bali United yang berpotensi datang, meski tidak akan memenuhi stadion.

Laga ini sangat mungkin menyedot perhatian suporter yang di Jawa Timur. Sebut saja LA Mania (Persela Lamongan), Ultras Gresik (Persegres Gresik United), Bonek (Persebaya Surabaya), K-Conk Mania (Madura United), atau Delta Mania (Deltras FC).

 

2 of 2

Perubahan Sepak Mula

Stefano Cugurra Teco
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, saat melawan Persija Jakarta pada laga Piala Indonesia 2019 di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (5/5). Persija menang 1-0 atas Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Tetapi, pertandingan ini mengalami sedikit perubahan jam sepak mula. Dari hasil match coordination meeting (MCM), laga Persipura vs Bali United direncanakan digelar pada jam 15.30 WIB, maju tiga jam dari jadwal sebelumnya pada 18.30 WIB.

Perubahan mendadak pada H-1 ini membuat Teco kembali angkat bicara. Dia berharap ke depan hal ini tidak terjadi karena berpotensi membuat suporter kerepotan. Jadwal pertandingan pada Senin sore juga mengurangi kemungkinan kehadiran penonton karena masih masuk jam kerja..

"Ada perubahan waktu main sore. Kasihan suporter yang beli tiket harus mengubah aktivitas. Saya minta sepak bola indonesia ke depan, jangan ada perubahan jadwal terlalu dekat dengan pertandingan," ucap Teco.

Lanjutkan Membaca ↓
Utang Budi David Villa pada Josep Guardiola