Persija Sering Kebobolan Melalui Serangan Balik, Edson Tavares Menyoroti Mental Pemain

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 10 Nov 2019, 21:20 WIB
Edson Tavares

Bola.com, Cikarang - Persija Jakarta akan menjamu Borneo FC pada laga tunda pekan keempat Shopee Liga 1 2019 yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (11/11/2019).

Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares memperingatkan pemainnya untuk tak kebobolan melalui skema serangan balik.

Pelatih Edson Tavares menyoroti permainan Persija dalam beberapa pertandingan terakhir yang kebobolan melalui skema serangan balik. Pelatih asal Brasil itu memberi contoh ketika anak asuhnya kebobolan tiga kali melalui skema tersebut saat dua laga melawan Semen Padang (7/11/2019).

Edson Tavares berharap situasi tersebut tak terulang. Edson Tavares juga meminta agar pemain, khususnya di lini belakang, tak kehilangan konsentrasi.

"Faktanya, kami kebobolan tiga kali saat dua kali bertemu Semen Padang melalui skema serangan balik. Saya sudah berbicara dengan pemain, termasuk Fachruddin. Masalah utama adalah mental karena pemain ingin mencetak gol dan pemain ingin memenangi pertandingan," kata Edson Tavare dalam jumpa pers jelang laga, Minggu (10/11/2019).

"Itu yang membuat kami dalam situasi tidak baik. Pemain ingin melakukan terbaik, tapi terkadang mereka hilang konsentrasi di dalam pertandingan," lanjut Edson Tavares.

Laga melawan Borneo FC sangat krusial buat Persija Jakarta. Ini menjadi momentum yang tepat buat klub berjuluk Macan Kemayoran itu untuk menjauhi zona merah Shopee Liga 1 2019.

2 of 2

Tak Ingin Terulang

Fachrudin Aryanto
Bek Persija Jakarta, Fachrudin Aryanto, berharap timnya tak lagi kebobolan melalui skema serangan balik, (dok, Persija Jakarta)

Bek Persija Jakarta, Fachrudin Aryanto, tak menampik adanya kelemahan di lini belakang timnya. Fachrudin berharap tim Macan Kemayoran bisa konsentrasi sepanjang laga sehingga tak kebobolan melalui skema serangan balik saat menghadapi Persija.

"Pelatih juga sudah menganalisis hal itu. Kami juga melakukan evaluasi agar kejadian itu tidak terulang. Mudah-mudahan besok tidak akan terjadi lagi," timpal Fachrudin.

Lanjutkan Membaca ↓