Aksi Boikot Suporter Membayangi Duel PSS Vs Badak Lampung

Oleh Vincentius Atmaja pada 02 Des 2019, 22:45 WIB
Diperbarui 04 Des 2019, 17:17 WIB
PSS Sleman vs Borneo FC

 

Bola.com, Sleman - Pertandingan mempertemukan tuan rumah PSS Sleman menjamu Badak Lampung FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (3/12/2019), terancam kembali sepi penonton.

Satu di antara kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS), berkeras akan kembali melakukan aksi boikot. A

BCS sudah melakukan aksi tersebut saat PSS menjamu Borneo FC pada pekan ke-28 (20/11/2019). Tribune selatan yang selalu ditempati anggota BCS, terlihat kosong. Tidak ada nyanyian lantang dan suara drum khas saat PSS bertanding. Tim Elang Jawa pun takluk 0-1.

Aksi boikot yang dilakukan BCS tak lepas dari kasus yang menimpa satu anggotanya, yang ditangkap karena menempelkan poster CEO PSS, Soekeno, di sebuah pusat perbelanjaan di Kabupaten Sleman. Hal itu sebagai bentuk protes kepada manajemen klub.

"Jika sampai hari H pertandingan kasusnya belum clear, masih boikot," ungkap Zulfikar, Koordinator BCS, Senin (2/12/2019).

Sikap berbeda ditunjukkan kelompok suporter Slemania. Kelompok suporter tertua di PSS ini tetap akan total mendukung langsung tim kesayangan di stadion. Panpel PSS juga telah menyediakan 25 ribu lembar tiket untuk pertandingan menjamu Badak Lampung.

"Bagaimana pun juga tim ini butuh dukungan suporter. Kami berempati atas apa yang dialami oleh kawan dari BCS, tapi ranahnya sudah beda,"  kata Asep Handi Kurniawan, Anggota Presidium Slemania.

Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, enggan berkomentar banyak mengenai rencana boikot yang kembali dilakukan BCS.

"Kalau memang yang dilakukan suporter untuk boikot, tetap kami support karena rekan-rekan suporter pasti punya pemikiran tersendiri. Tapi, kami lebih baik fokus pada persiapan dan permainan tim," ujar Seto kepada Bola.com.

Gagal Raih Emas, Timnas Indonesia U-22 Perlu Pelatih Asing?