Seto Nurdiyantoro Semringah PSS Bertahan di Liga 1

Oleh Vincentius Atmaja pada 03 Des 2019, 19:40 WIB
Diperbarui 03 Des 2019, 19:40 WIB
PSS Sleman vs Badak Lampung FC
Striker PSS, Yevhen Bokhasvili, disambut rekan-rekannya setelah mencetak gol ke gawang Badak Lampung di Stadion Maguwoharjo (3/12/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman dipastikan bertahan di Liga 1 setelah menang telak 5-1 atas Badak Lampung FC pada laga pekan ke-30 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (3/12/2019).

Lima gol PSS Sleman digelontorkan Yevhen Bokhasvili (2 gol), serta masing-masing satu gol dari Haris Tuharea, Ocvian Chanigio, dan Kushedya Hari Yudo. Satu-satunya gol balasan tim tamu dicetak Aulia Hidayat.

Dengan tambahan tiga poin, PSS kini mengumpulkan poin 43 poin. Jumlah itu secara matematis tidak mungkin dikejar lagi oleh tiga tim penghuni zona degradasi.

Badak Lampung FC dan Kalteng Putra mengumpulkan poin 30, Semen Padang sebagai juru kunci mengoleksi 28 poin, dengan musim ini menyisakan empat pertandingan lagi.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengaku bangga dengan pencapaian tim asuhannya pada musim ini hingga akhirnya bisa bertahan di kasta tertinggi.

"Jelas kami bersyukur, lagi-lagi karunia Tuhan. Secara poin kami tidak bisa terkejar oleh tim zona degradasi. Selamat untuk PSS Sleman, pemain, manajemen atas prestasi bertahan di Liga 1," jelas Seto setelah pertandingan.

"Target sudah tercapai, tapi tugas saya masih belum selesai, yakni menyelesaikan kompetisi yang tinggal empat laga. Target secara pribadi saya adalah membawa PSS masuk 10 besar," katanya.

2 dari 2 halaman

Pengaruh Outbound

PSS Sleman vs Badak Lampung FC
Aksi striker PSS, Kushedya Hari Yudo (tengah), mencoba melewati bek kanan Badak Lampung, Miftah Anwar Sani, dalam laga di Stadion Maguwoharjo, Sleman (3/12/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Seto menambahkan, kemenangan yang diraih PSS Sleman dengan telak atas Badak Lampung tidak lepas dari kegiatan outbound yang dilakukan pada akhir pekan kemarin.

Seluruh pemain mencoba menghilangkan kejenuhan setelah dalam empat pertandingan terakhir selalu sulit menang.

"Kemenangan telak hari ini karena kerja keras dan kemauan pemain. Keinginan untuk menang yang menggebu-gebu. Meski masih ada kesalahan, yang penting adalah kemenangan. Saya rasa juga ada pengaruhnya dari hasil outbound kemarin," beber Seto Nurdiyantoro.

Lanjutkan Membaca ↓