Badak Lampung Puji Persebaya Setelah Gagal Akhiri Liga 1 2019 dengan Manis

Oleh Aditya Wany pada 21 Des 2019, 20:00 WIB
Diperbarui 21 Des 2019, 20:00 WIB
Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya menang 2-1 atas Badak Lampung FC pada laga pekan ke-34 Shopee Liga 1 2019, di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (21/12/2019). Sepasang gol Persebaya dicetak David da Silva. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Badak Lampung gagal mengakhiri kiprahnya di Shopee Liga 1 2019 dengan catatan manis. Mereka ditekuk Persebaya Surabaya dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, pada pekan terakhir, Sabtu (21/12/2019).

Tim berjulukan Laskar Saburai itu sebenarnya unggul terlebih dahulu berkat Aulia Hidayat pada menit ke-58. Namun, Tim Bajul Ijo berhasil memastikan kemenangan berkat dua gol yang diborong David da Silva (69', 85').

Pelatih Badak Lampung, Milan Petrovic, menilai timnya sudah menampilkan performa maksimal. Buktinya selama babak pertama Marquinhos dkk. mampu menahan serangan yang dilancarkan Persebaya.

"Kami punya persiapan untuk laga ini. Pertandingan yang bagus karena pemain belakang menyulitkan Persebaya. Kami juga mengandalkan serangan balik dan mencetak gol terlebih dahulu," kata pelatih asal Slovenia itu.

"Tapi, David da Silva sangat luar biasa. Dia mampu menembus pertahanan kami. Saya akui Persebaya memang bermain bagus setelah tertinggal dari kami," imbuh Milan Petrovic.

2 dari 3 halaman

Menyayangkan Keputusan Wasit

David da Silva - Persebaya Vs Badak Lampung
Penyerang Persebaya, David da Silva mencoba melewati kiper Badak Lampung, Yusron, pada pertandingan pekan ke-34 Liga 1 2019, Sabtu (21/12/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Dalam laga ini, Badak Lampung sempat mengalami insiden yang kurang menguntungkan. Sang pelatih kiper, Mardianto, mendapat kartu merah dari wasit Oki Dwi setelah melakukan protes keras pada babak pertama.

Milan Petrovic sangat menyayangkan keputusan wasit terhadap stafnya itu. Menurut Petrovic, Mardianto tidak layak diusir meski melakukan protes.

"Saya hanya menyayangkan kartu merah saja. Seharusnya cukup diberi peringatan. Tetapi, saya rasa keputusan wasit itu tidak memberi pengaruh kepada tim. Kami tetap bisa bermain sesuai strategi," ucap Milan Petrovic.

"Kami juga bisa mencetak gol terlebih dahulu. Persebaya kemudian bermain lebih baik dengan materi pemain bagus mereka. David da Silva menjadi pembeda pertandingan ini," tuturnya.

Sebelum kekalahan ini, Badak Lampung sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 2020. Apapun hasilnya pada laga melawan Persebaya sebenarnya tidak berpengaruh terhadap Badak Lampung.

Mereka tetap berada di peringkat 16 klasemen Liga 1 dengan nilai 33. Badak Lampung tertinggal 21 poin dari Persebaya Surabaya di peringkat kedua.

3 dari 3 halaman

Video:

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia