Hengkang ke Bali United, M. Rahmat Berterima Kasih kepada PSM

Oleh Abdi Satria pada 01 Jan 2020, 16:15 WIB
Diperbarui 01 Jan 2020, 16:15 WIB
FOTO: Penampilan Jersey 18 Klub Peserta Shopee Liga 1 Indonesia 2019
Pemain PSM Makassar, Muhammad Rahmat berpose saat Peluncuran Shopee Liga 1 di SCTV Tower, Jakarta, Senin (13/5). Sebanyak 18 klub akan bertanding pada Liga 1 mulai tanggal 15 Mei. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Makassar - Striker anyar Bali United, M. Rahmat, mengucapkan terima kasih kepada PSM Makassar atas kebersamaan selama 10 tahun terakhir. Penyerang berusia 31 itu mengungkapkan hal tersebut di akun Facebook dan Instagram miliknya, Rabu (1/1/2020).

"Terima kasih untuk pembelajaran hidup yang sudah kau tanamkan dalam diri saya. Bagiku, kau bukan hanya sekadar tim sepak bola. Kau juga adalah guru kehidupanku selama 10 tahun," tulis Rahmat.

Rahmat juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran manajemen, staf pelatih, offisial, dan suporter PSM. "Terima kasih atas kebersamaan selama ini. Mohan maaf jika ada salah dan dosa."

Bersama Rasyid Bakri, Rahmat memang sangat lekat dengan PSM Makassar. Keduanya, jadi pemain terlama yang membela Tim Juku Eja setelah rekannya, Hendra Wijaya, hengkang ke PSIM Yogyakarta pada putaran kedua Shopee Liga 1 2019.

Ketiganya adalah produk binaan PSM Praligina pada 2008. Rahmat pertama kali berkostum PSM Makassar senior pada musim 2010.

Bersama Tim Juku Eja, Rahmat mengalami pasang surut prestasi. Termasuk saat PSM Makassar lebih memilih bermain pada kompetisi IPL ketika sepak bola Indonesia mengalami dualisme organisasi.

 

2 dari 3 halaman

Menjuarai Piala Indonesia

Winger PSM Makassar, M. Rahmat.
Winger PSM Makassar, M. Rahmat (kiri), resmi hengkang ke Bali United untuk Liga 1 2020. (Bola.com/Abdi Satria)

Prestasi tertinggi Rahmat di PSM Makassar, adalah membawa timnya meraih Piala Indonesia 2018-2019 dan runner-up Liga 1 2018. Selama 10 tahun di PSM, pemain berjuluk The Flash itu mencetak 37 gol dari 181 penampilan di liga.

Pada ajang Liga 1 2019, Rahmat sempat jadi pilihan utama Darije Kalezic, pelatih PSM saat itu. Tetapi, pada pertengahan putaran kedua, Rahmat lebih banyak duduk di bangku cadangan. Pasalnya, Darije lebih memilih Ezra Walian dan Rizky Eka Pratama sebagai penyerang sayap.

Selama Liga 1 2019, Rahmat tercatat 20 kali menjadi starter dan sembilan kali menjadi pemain cadangan. Selebihnya, Rahmat malah tidak masuk line-up. Musim 2019, Rahmat hanya mengoleksi dua gol dan lima assist.

3 dari 3 halaman

Video:

Lanjutkan Membaca ↓