4 Fakta Mario Gomez, Pelatih Anyar Arema yang Berharga Mahal

Oleh Hesti Puji Lestari pada 04 Jan 2020, 12:00 WIB
Diperbarui 04 Jan 2020, 12:00 WIB
Mario Gomes

Bola.com, Jakarta - Klub di Tanah Air mulai bersiap menyongsong kompetisi Liga 1 2020, termasuk Arema. Klub berjulukan Singo Edan itu telah merilis nama pelatih kepala untuk musim 2020.

Pengumuman tersebut disampaikan Arema pada Kamis (2/1/2020). Arema menggaet pelatih asal Argentina, Mario Gomez.

Keputusan Arema mendatangkan mantan pelatih Borneo FC dan Persib Bandung ini membuat sejumlah klub Liga 1 lain merasa heran. Pasalnya, Gomez masuk jajaran pelatih dengan bayaran termahal saat ini.

Bayaran mahal itu juga yang membuat Mario Gomez baru melatih dua klub sepanjang kariernya di Indonesia. Dua klub tersebut adalah Persib Bandung dan Borneo FC.

Namun, keputusan manajemen Arema itu bisa dimaklumi. Mario Gomez diyakini menjadi satu di antara investasi yang cukup menguntungkan untuk masa depan klub yang bermarkas di Malang itu.

"Kami sudah pernah mencoba merekrut pemain termahal musim kemarin (2019). Sekarang waktunya untuk investasi di pelatih. Semoga hasilnya lebih baik dari musim lalu," kata Ruddy Widodo, General Manager Arema.

Di sisi lain, Bola.com telah merangkum empat fakta menarik tentang Mario Gomez yang mungkin belum Anda tahu. Apa saja fakta menarik tersebut? Berikut Bola.com telah merangkumnya. 

2 dari 5 halaman

1. Pelatih Terbaik di Liga Malaysia

Mario Gomez
Pelatih Borneo FC, Mario Gomez. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebelum memutuskan menukangi Arema, Mario Gomez pernah menjabat sebagai pelatih Persib Bandung pada 2018 dan Borneo FC pada 2019. Namun, kiprah Gomez di kawasan Asia Tenggara tidak dimulai dari Indonesia.

Pelatih berusia 62 tahun ini pernah dua musim menjadi pelatih di Liga Malaysia, yakni klub Johor Darul T'azim pada 2015-2017. Mario Gomez sukses membawa Johor Darul Ta'zim menjadi kampiun Piala AFC pada 2015.

Kesuksesannya itu membuat Mario Gomez dianugerahi gelar pelatih terbaik Malaysia pada tahun yang sama.

3 dari 5 halaman

2. Asisten Pelatih di Inter Milan

Mario Gomez
Pelatih anyar Borneo FC, Mario Gomez, mengaku tak punya persiapan khusus menghadapi mantan timnya, Persib Bandung, di Piala Indonesia 2018. (dok. Borneo FC)

Pengalaman Mario Gomez sebagai pelatih tak perlu diragukan lagi. Sebelum menapaki karier kepelatihannya di Asia, Gomez tercatat pernah menjadi asisten pelatih di beberapa klub besar Eropa.

Bahkan, Mario Gomez pernah menjabat sebagai asisten pelatih di klub Serie A, Inter Milan, tepatnya pada 2001 hingga 2003. Saat itu, Mario Gomez menjadi asisten pelatih Hector Raul Cuper.

4 dari 5 halaman

3. Dua Kali ke Final Liga Champions

Mario Gomez
Pelatih Borneo FC, Mario Gomez. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Catatan Mario Gomez tidak bisa dibilang biasa saja. Pelatih asal Argentina itu pernah turut membawa Valencia ke final Liga Champions.

Bukan hanya sekali, Mario Gomez yang saat itu menjadi asisten pelatih Hector Cuper, berhasil membawa Valencia ke laga puncak turnamen antarklub Eropa paling bergengsi itu sebanyak dua kali, yakni pada 2000 dan 2001.

Sayang, Valencia gagal mencatatkan namanya sebagai kampiun dalam kompetisi tersebut. Los Ches harus mengakui keunggulan Real Madrid dan Bayern Munchen dalam dua kesempatan emas itu.

5 dari 5 halaman

4. Pelatih Termahal Arema

Mario Gomez dan pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese.
Mario Gomez dan pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese. (Bola.com/Muhammad Ginanjar)

Dengan segala prestasi yang telah ditorehkan, tak berlebihan jika Mario Gomez menjadi salah seorang pelatih dengan bayaran termahal di Indonesia saat ini. Bahkan, Mario Gomez menjadi pelatih termahal sepanjang sejarah Arema.

Singo Edan disebut menggelontorkan dana di atas Rp2 miliar untuk satu tahun kontrak Mario Gomez. Namun, pengalaman itu juga yang diyakini bakal membuat Arema bangkit musim depan.

Pasalnya, klub asal Malang itu hanya finis di posisi sembilan klasemen akhir Shoppee Liga 1 musim 2019.

Lanjutkan Membaca ↓