Arema Resmikan Mario Gomez, Sosok Ini Membuat Suasana Jumpa Pers Cair

Oleh Iwan Setiawan pada 16 Jan 2020, 15:25 WIB
Diperbarui 16 Jan 2020, 15:25 WIB
Tim pelatih Arema FC

Bola.com, Malang - Arema FC meresmikan Mario Gomez sebagai pelatih kepala di kantor manajemen, Jalan Mayjen Pandjaitan, Kota Malang, Kamis (16/1/22020).

Sebenarnya, tidak ada kejutan yang muncul dalam sesi perkenalan ini karena nama-nama pelatih sudah bocor ke publik. Meski demikian, sesi temu media ini tetap menarik. Terutama untuk komposisi pelatih yang ada empat sosok baru.

Selain Mario Gomez, ada pelatih fisik Marcos Gonzales, pelatih kiper Felipe Americo dan asisten pelatih Charis Yulianto. Mereka akan berkolaborasi dengan dua asisten lama Arema, Kuncoro, dan Singgih Pitono.

“Kami tidak mengubah target sejak musim lalu, yakni bisa berkiprak di Asia untuk tahun depan. Terakhir Arema main di Piala AFC Cup. Caranya juara Liga 1 atau Piala Indonesia. Tim pelatih sudah sepakat. Itu sebabnya, manajemen memberikan kebebasan untuk memilih pemain,” jelas General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Meski dibebani target tinggi, prosesi perkenalan ini tidak berlangsung tegang. Canda tawa beberapa kali terdengar. Terutama saat perkenalan tim pelatih Arema FC.

2 of 2

Sosok yang Paling Lucu

Marcos Gonzales
Pelatih fisik Arema FC, Marcos Gonzales. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Pelatih fisik, Marcos Gonzales yang terlihat paling lucu. Pria asal Argentina itu mencoba cepat akrab dengan awak media. Padahal, jika melihat wajahnya, dia terkesan paling sangar di antara pelatih yang lain. Lengannya juga dihiasi banyak tato.

“Jangan lupa kirim foto dan ikuti Instagram saya, ya,” kata mantan pelatih fisik Johor Darul Takzim.

Dia terlihat ekspresif ketika foto bersama tim pelatih Arema FC. Tangannya merangkul dua orang terdekat, yakni Mario Gomez dan Felipe Americo.

Diprediksi Marcos bisa langsung beradaptasi dengan tim pelatih lainya. karena ada sosok lain yang juga punya selera humor tinggi, yakni Kuncoro.

“Di lapangan kami akan bekerja sebagai tim. Tidak bisa bekerja sendiri. Semua satu tim. Baik pelatih fisik, kiper, asisten dan yang lainnya. Jadi kami akan berusaha bekerja dengan baik untuk tim ini,” jelas Marcos.

Lanjutkan Membaca ↓