Bambang Pamungkas Punya 4 Rencana Berkelas Setelah Jadi Manajer Persija

Oleh Hesti Puji Lestari pada 17 Jan 2020, 15:20 WIB
Diperbarui 17 Jan 2020, 15:20 WIB
Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, Persija Jakarta

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta resmi mengumumkan Bambang Pamungkas sebagai manajer tim untuk musim 2020. Informasi tersebut disampaikan langsung Persija melalui situs resminya pada Jumat (17/1/2020).

"Persija tunjuk Bepe jadi manajer tim," bunyi informasi yang disampaikan Persija melalui situs resminya.

Penunjukan Bambang Pamungkas sebagai manajer baru Persija itu ukan tanpa alasan. Menurut Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus, Persija perlu melakukan perubahan dalam struktural untuk mencapai misi tim musim ini.

"Alhasil kami menunjuk manajer baru yakni Bambang Pamungkas. Sekali lagi seorang Bepe tidak usah lagi didebatkan lagi namanya. Ia juga memiliki pengalaman dan punya kemampuan luar biasa," ujar Ferry, Jumat (17/1/2020).

"Tentunya jadi keharusan kami memberikan porsi atau tempat di tim ini setelah dia memutuskan pensiun dan posisi manajer adalah paling tepat. Bepe juga berminat menempati posisi ini agar bisa membawa Persija meraih prestasi di tahun ini," lanjutnya.

Setelah resmi pensiun pada 17 Desember 2019 lalu, Bepe sejatinya ingin menepi dari dunia sepak bola. Namun torehan prestasi Persija di Shopee Liga 1 musim 2019 cukup memprihatikan.

Macan Kemayoran finis di posisi sepuluh Liga 1 2019. Kondisi inilah yang membuat Bepe memutuskan menerima tawaran Persija dan membantu skuat yang kini ditukangi Sergio Farias tersebut.

Bambang Pamungkas juga memiliki empat alasan bekelas kala memutuskan menerima pinangan Persija Jakarta. Apa saja alasan tersebut? Berikut Bola.com telah merangkumnya.

2 dari 5 halaman

1. Mengembalikan Performa Persija

Bambang Pamungkas
Stiker Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, saat momen pensiun usai melawan Persebaya Surabaya pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Selasa (17/12). Bepe mengakhiri kariernya pada musim ini. (Bola.com/Yoppy Renato)

Ya, Persija merengkuh hasil buruk pada perhelatan Shopee Liga 1 2019. Klub yang bermarkas di Stadion Gelora Bung Karno tersebut finis di posisi 10. Torehan yang cukup memprihatinkan bagi tim sekelas Persija Jakarta.

Bambang Pamungkas memiliki misi mengembalikan performa Persija ke jalan yang benar. Di bawah manajemennya, Persija harus finis di posisi tiga setiap musimnya.

"Saya butuh waktu enam bulan untuk memutuskan penerima tawaran ini. Tapi melihat hasil Persija musim lalu, saya jadi yakin. Saya ingin mengembalikan performa Persija, setidaknya selalu finis di tiga besar," ujar Bambang Pamungkas.

3 dari 5 halaman

2. Ingin Mengubah Budaya Persija

Bambang Pamungkas
Stiker Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, saat momen pensiun usai melawan Persebaya Surabaya pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Selasa (17/12). Bepe mengakhiri kariernya pada musim ini. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bambang Pamungkas juga memiliki misi untuk Persija Jakarta. Di bawah manajemennya, Persija harus jadi klub yang merepresentasikan masyarakat Jakarta.

Bepe berharap, pemain Persija bukan hanya memantaskan dirinya sebagai pemain sepak bola. Bepe ingin menjadikan pemainnya menjadi manusia seutuhnya.

"Saya ingin pemain Persija jadi representasi masyarakat Jakarta. Mereka perlu tahu bagaimana cara tampil baik di dalam dan di luar lapangan," kata Bepe.

"Pemain sepak bola yang bermain di Persija bukan hanya sebagai pesepak bola. Saya ingin mereka jadi manusia seutuhnya. Saya ingin mereka punya value (nilai)," tambahnya.

4 dari 5 halaman

3. Tetap Jadi Seorang Bambang Pamungkas yang Dikenal

Bambang Pamungkas Resmi Pensiun di Laga Kandang Terakhir Persija
Pemain Persija, Bambang Pamungkas saat melawan Persebaya pada Shopee Liga 1 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (17/12/2019). Laga melawan Persebaya menjadi pertandingan terakhir Bambang Pamungkas sebagai pesepakbola profesional. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bambang Pamungkas dan Persija seperti sudah ditakdirkan bersama. Setelah pensiun, pria yang kini berusia 39 tahun itu kembali ke klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Namun kali ini dengan posisi yang berbeda, yakni sebagai manajer.

Meski demikian, Bambang Pamungkas punya rencana berkelas atas posisinya itu. Bepe tak akan mengubah sikap dan perilakunya di hadapan pemain Persija. Ia tetap ingin terlihat sama, sehingga tidak terjadi jarak antara dirinya dengan para pemain.

"Saya tidak akan mengubah diri di depan anak-anak. Lebih detail? tentu, tapi tidak akan berubah," katanya.

5 dari 5 halaman

4. Membuat Persija Lebih Memasyarakat

Bambang Pamungkas
Stiker Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, saat melawan Persebaya Surabaya pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Selasa (17/12). Bepe mengakhiri kariernya pada musim ini. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bambang Pamungkas juga berencana membuat pemain Persija lebih dekat dengan masyarakat dan fansnya. Ia bakal membuat beberapa kegiatan yang bisa menjadi ajang pertemuan pemain dengan suporter.

"Ya, akan banyak kegiatan yang bisa membuat pemain lebih dekat dengan masyarakat dan fansnya," tambah Bambang Pamungkas.

Rencana itu cukup cerdas, sebab tanpa suporter pemain dan klub bukanlah apa-apa.

Lanjutkan Membaca ↓
From Tokyo to New York, Cerita Dua Pegiat Lari Indonesia di Seri Maraton Dunia