Termasuk Efek Makan Konate, 3 Faktor Ini Bisa Bikin Persebaya Perkasa di Liga 1 2020

Oleh Hesti Puji Lestari pada 17 Jan 2020, 18:40 WIB
Diperbarui 17 Jan 2020, 18:40 WIB
Makan Konate (Arema FC)

Bola.com, Jakarta - Makan Konate resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Persebaya pada Kamis (16/1/2020). Pengumuman tersebut dilakukan manajemen melalui unggahan video di akun Instagram ofisal klub.

"Salam satu nyali, wani! Terima kasih saya bisa bergabung dengan Persebaya Surabaya. Semoga tahun ini kita bisa juara, insyaAllah," kata pemain berpaspor Mali itu dalam video tersebut.

Makan Konate diyakini menjadi sosok Persebaya untuk menyongsong dihelatnya Liga 1 2020. Bersama Arema torehan gelandang asal Mali itu cukup mentereng.

Makan Konate berhasil masuk ke jajaran top scorer Shopee Loga 1 2019. Ia mencetak 16 gol dalam satu musim.

Torehannya itu sama dengan striker Bali United, Ilija Spasojevic, dan penyerang PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili. Angka tersebut membuat Konate menjadi mesin gol Arema FC musim lalu.

Torehan itu diyakini membuat Makan Konate menjadi sosok yang tepat untuk menambah daya gedor Persebaya. Apalagi musim ini, Persebaya hanya selisih 10 poin dari Bali United yang keluar sebagai kampiun.

Selain efek Makan Konate, Bola.com telah merangkum alasan lain yang bisa membuat Persebaya makin perkasa musim 2020.

2 dari 3 halaman

Bajak Pemain Arema

Nasir, Arema
Pemain muda Arema, Nasir mencetak gol pertama di Liga 1 melawan tim juara Bali United di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Senin (17/12/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebelum mengamankan tanda tangan Makan Konate, Persebaya lebih dulu membajak Natsir dari Arema. Nasir resmi merapat ke Arema pada 15 Januari 2019.

"Iya, Nasir sudah resmi ke Persebaya. Saya langsung kontak dengan dia. Katanya, kontraknya di Arema sudah selesai. Setelah nego, dengan cepat kami mencapai kesepakatan," kata Aji Santoso, pelatih Persebaya, kepada Bola.com.

Winger sal Tuban itu merupakan figur yang dibutuhkan oleh Persebaya Surabaya. Nasir bisa diturunkan sebagai pemain sayap, gelandang, dan bek kiri. Posisi terakhir itu sedang lowong setelah hengkangnya Ruben Sanadi.

3 dari 3 halaman

3. Bisa Bujuk Osvaldo Haay

Timnas Indonesia U-22 Vs Laos U-22
Striker Timnas Indonesia U-22, Osvaldo Haay, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Laos U-22 pada laga SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Manila, Kamis (5/12). Indonesia menang 4-0 atas Laos. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Alasan selanjutnya berhubungan dengan Osvaldo Haay. Saat ini, klub berjuluk Bajul Ijo tersebut masih dalam upaya mempertahankan penyerang berusia 22 tahun tersebut.

Jika upaya tersebut berhasil, maka Osvaldo Haay bakal kembali menjadi andalan di lini depan Persebaya. Osvaldo Haay berhasil membuktikan kualitasnya sepanjang 2019. Catatan paling menterengnya terjadi dalam ajang SEA Games 2019.

Di bawah Indra Sjafri, Osvaldo berhasil menjadi top scorer kompetisi antarnegara Asia Tenggara tersebut. Namun, berkat torehannya itu pula Osvaldo diminati banyak klub, baik dalam atau pun luar negeri.

Ini adalah tugas manajemen Persebaya membuat Osvaldo Haay yakin untuk bertahan. Osvaldo Haay bakal jadi pemain yang bisa jadi andalan Aji Santoso musim ini.

Lanjutkan Membaca ↓