Yance Metmey Bertekad Antar Lalenok United Kalahkan PSM Makassar

Oleh Abdi Satria pada 21 Jan 2020, 16:15 WIB
Diperbarui 21 Jan 2020, 16:15 WIB
PSM Makassar - Lalenok United
Konferensi pers jelang play-off AFC Cup antara PSM Makassar kontra Lalenok United. (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Gianyar - Pelatih Lalenok United, Yance Metmey optimistis anak asuhannya bisa mengimbangi PSM Makassar pada leg pertama babak play-off Piala AFC 2020 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Rabu (22/1/2020).

Di mata mantan pelatih PSS Sleman ini, secara teknis dan pengalaman, PSM memang sedikit diatas Lalenok. Tugas Yance dirasakannya bukan sekadar menangani Lalenok saja, melainkan membawa nama Timor Leste.

"Tapi, kami akan tampil dengan determinasi dan motivasi tinggi. Seluruh pemain sadar, mereka bukan hanya menbawa nama klub tapi juga sepak bola Timor Leste," ujar Yance pada sesi jumpa media di Gianyar, Selasa (21/1/2020).

Yance menambahkan, pada pertandingan besok, ia sudah menyiapkan strategi khusus untuk mengintip peluang mengalahkan PSM. Satu diantaranya adalah memperagakan permainan keras untuk menekan lawan.

"Ada dua sampai tiga pemain PSM yang memiliki skill diatas rata-rata. Saya tidak usah sebut namanya. Yang pasti mereka akan mendapat perhatian khusus," papar Yancey.

Menurut Yance, menghadapi PSM, skuatnya lebih lama melakukan persiapan dibandingkan sang lawan. Setelah meraih treble winners di kompetisi Timor Leste pada November 2019, Lalenok hanya meliburkan pemainnya selama 15 hari.

Mereka juga sudah menjalani dua laga uji coba menghadapi Tim Nasional Timor Leste U-19 dengan hasil kemenangan 5-2 dan 3-1. Sebaliknya, PSM baru menggelar latihan perdana pada 8 Januari dan tanpa sekalipun beruji coba.

Yance pun tidak mempermasalahkan status Lalenok yang menjamu PSM di Bali. Ia yakin suporter Lalenok bakal datang mendukung langsung timnya.

"Memang tidak sebanyak kalau kami bermain di Timor Leste. Tapi, pasti ada yang datang. Kami juga tak terkendala cuaca. Menurut saya kondisi di Bali sama saja dengan Timor Leste," tegasnya.

Meski begitu, Yance mengakui skuatnya sedikit terkendala oleh karakter lapangan di Stadion I Wayan Dipta. Tugasnya sekarang adalah fokus menata mental para pemain.

"Tapi, itu bukan masalah berarti. Saya sudah tekankan ke seluruh pemain agar tampil dengan kemampuan terbaik masing-masing. Sebagai pelatih, fokus saya adalah menata mental mereka," ujar Yance memungkasi.

2 dari 3 halaman

PSM Istirahatkan Marc Klok dan Abdul Rahman

Gelandang PSM Makassar, Marc Klok, tampak kecewa usai gagal membobol gawang Lao Toyota FC pada laga Piala AFC 2019. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Gelandang PSM Makassar, Marc Klok, tampak kecewa usai gagal membobol gawang Lao Toyota FC pada laga Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (13/3). PSM menang 7-3 atas Lao. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak, tidak memasukan nama Marc Klok dan Abdul Rahman dalam daftar pemain yang disiapkan menghadapi Lalenok United (Timor Leste), pada laga leg pertama playoff Piala AFC 2020 di Stadion I Wayan Dipta, Rabu (22/1/2020).

Kedua pemain itu dinilai belum fit meski sudah mengikuti latihan reguler bersama Tim Juku Eja. Rahman baru pulih dari cedera panjang musim lalu, sedangkan Klok terlambat bergabung dalam tim setelah menjalani liburan di Belanda.

Hodak bisa memaksimalkan pemain lain. Untuk posisi Rahman misalnya. Ada Hasim Kipuw dan Dedi Gusmawan yang bakal bersaing untuk mendampingi Hussein El Dor.

Begitu pun dengan Klok, Hodak bisa mengoptimalkan peran M. Arfan, Rasyid Bakri, dan Ahmad Agung untuk mengisi satu slot di lini tengah. Dua tempat lainnya jadi milik Rizky Pellu dan Wiljan Pluim.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓