Duel 1 Vs 1 Jadi Menu Wajib Latihan Arema, Mengapa?

Oleh Iwan Setiawan pada 24 Jan 2020, 20:15 WIB
Diperbarui 24 Jan 2020, 20:15 WIB
Mario Gomez, Arema FC

Bola.com, Malang - Tim pelatih Arema FC menerapkan sesi latihan satu melawan satu antara pemain menyerang dengan bertahan di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu, 19-25 Januari.

Gomez punya tiga tujuan dengan menerapkan metode ini, yakni pertama untuk ketajaman pemain. Pemain depan dan tengah dapat jatah memegang bola lebih dulu. Mereka harus melewati satu pemain bertahan sebelum melepaskan tendangan ke arah gawang yang dikawal kiper.

Yang kedua, melatih pemain bertahan agar lebih tangguh menghentikan gerakan lawan. Sedangkan yang terakhir latihan fisik. Pemain dibebaskan melakukan berapa kali sentuhan untuk melewati pemain belakang. Tidak ada batasan waktu yang diberikan oleh Gomez.

Sesi ini dilakukan setiap kali jelang latihan berakhir. Ini merupakan bagaian dari program pramusim Arema FC.

“Ini latihan fisik yang ekstrem. Setelah serangkaian latihan ketahanan, pemain harus duel satu melawan satu dan pemain bekerja dengan bagus,” kata pelatih fisik Arema FC, Marcos Gonzales.

2 dari 3 halaman

Mengasah Skill

Arema FC
Pelatih fisik Arema FC, Marcos Gonzales memimpin menu latihan fisik di kawasan Batu, Malang, Jawa Timur. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sesi latihan ini juga untuk mengasah ketajaman pemain depan.

Musim ini, Arema FC punya sederet striker yang punya skill bagus, di antaranya Kushedya Hari Yudo, Ridwan Tawainella, Mariando Djonak, Dendi Santoso, dan M. Rafli. Belum lagi nanti ada striker dan second striker asal Argentina yang hadir.

Tim pelatih juga terus mengasah ketangguhan pemain belakang. Arema punya banyak pemain muda, yakni Nurdiansyah, Bagas Adi, Aji Saka, dan satu slot pemain baru U-22. 

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓