Kans PSIS Menggunakan Stadion Manahan Tertutup

Oleh Vincentius Atmaja pada 01 Feb 2020, 05:15 WIB
Diperbarui 01 Feb 2020, 05:15 WIB
Stadion Manahan Solo

Bola.com, Semarang - Harapan dan kans PSIS Semarang untuk bisa menggunakan Stadion Manahan di Solo sebagai markas, pupus. Keinginan manajemen Mahesa Jenar mendapat penolakan dari pemerintah kota Solo.

Belum lama ini, PSIS Semarang melalui CEO klub Yoyok Sukawi menempatkan Stadion Manahan masuk daftar enam stadion yang didaftarkan ke operator kompetisi sebagai kandidat markas.

Enam stadion tersebut, yakni Stadion Jatidiri, Stadion Citarum, Stadion Kebondalem (Kendal), Stadion Gelora Bumi Kartini (Jepara), Stadion Moch Soebroto (Magelang), dan Stadion Manahan (Solo).

Langkah ini harus ditempuh, lantaran Stadion Jatidiri sebagai kandang utama PSIS belum selesai direnovasi.

Namun, satu di antara stadion yang didaftarkan PSIS sudah dipastikan gagal. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menolak rencana PSIS menggunakan Stadion Manahan. Stadion yang baru selesai direnovasi tersebut hanya bisa digunakan untuk Persis Solo.

Persis sebelumnya juga belum mendapat kepastian bisa berkandang di Stadion Manahan mengingat stadion kebanggaan warga Solo itu masuk venue tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, sehingga harus steril untuk mengindari kerusakan.

"Stadion Manahan sangat bisa dipakai, tapi untuk Persis Solo saja. Wong buat Persis saja tempatnya masih kurang kok. Ya, PSIS biar di Semarang, besok kalau bertemu di Liga 1 kan juga bisa main di Manahan," ujar Hadi Rudyatmo saat ditemui di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Jumat (31/1/2020).

2 dari 2 halaman

Menunggu Perintah PSSI

Stadion Manahan Solo
Atap tribune barat Stadion Manahan yang hampir selesai terpasang. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Stadion Manahan bakal menjadi satu di antara venue utama Piala Dunia U-20 tahun depan. Pemkot Solo masih menunggu arahan dan perintah dari FIFA maupun PSSI, terkait penataan dan sterilisasi di area stadion saat Piala Dunia U-20 digelar.

"Yang dimaksud steril itu aktivitas PKL, seperti Asian Games kemarin saya kira juga sama. Jadi, untuk tim sepak bola masih bisa menggunakan," jelas sang Wali Kota.

Renovasi Stadion Manahan menghabiskan dana APBN Rp301 miliar, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Stadion Manahan disulap menjadi Stadion Gelora Bung Karno mini dengan fasilitas mewah.

Lanjutkan Membaca ↓