Bakal Bertugas di Liga 1 2020, Wasit Akan Digembleng di Markas Kostrad

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 12 Feb 2020, 22:40 WIB
Diperbarui 12 Feb 2020, 22:40 WIB
Kalteng Putra Vs Persita Tangerang
Wasit Yudi Nurcahya saat memimpin pertandingan antara Kalteng Putra melawan Persita Tangerang pada laga Liga 2 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Selasa (4/12). Kalteng menang 2-0 atas Persita. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) bakal menggelar workshop untuk wasit dan asistennya yang akan bertugas di Liga 1 2020. Rencananya, mereka akan digembleng di Markas Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Workshop ini sengaja diadakan Komite Wasit PSSI untuk menyiapkan wasit-wasit berkualitas di Liga 1 2020. Diharapkan setelah mengikuti workshop nantinya para wasit dan asisten wasit memiliki mental yang kuat sehingga tahan godaan suap dari mafia bola.

"Workshop bakal dilakukan di Komplek Kostrad Cilodong, Depok. Mulai 15-23 Februari 2020," kata Hasani Abdulgani kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

"Kami melatih di Kostrad tidak hanya meningkatkan sisi stamina, akan tetapi juga mental. Supaya mereka tidak sembarangan karena untuk sepak bola Indonesia," tegas Hasani Abdulgani.

Workshop rencananya bakal diikuti 40 wasit dan 51 asisten wasit. Mereka bakal diseleksi agar layak memimpin laga-laga di Liga 1 2020.

Selain itu, wasit dan asisten wasit yang bertugas di Liga 1 2020 bakal mendapatkan kenaikan gaji. Untuk wasit mendapatkan kenaikan dari Rp5 juta menjadi Rp6,5 juta per laga, sedangkan upah asisten wasit naik dari Rp2,5 juta menjadi Rp3 juta.

2 dari 3 halaman

Kerja Sama dengan Satgas

Satgas Anti Mafia Bola
Ketua Satuan Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Hendro Pandowo saat menggelar jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019). (Adi Anuegrahadi)

Komite Wasit PSSI juga akan bekerja sama dengan Satgas Anti-mafia Bola untuk memantau kinerja wasit di Liga 1 2020. Hasan Abdugani menyebut ini menjadi komitmen pihaknya untuk memberantas mafia bola.

"Itu bagian dari pemantauan pihak satgas anti-mafia bola. Makanya, PSSI meminta kepada Kepolisian untuk memperpanjang kinerja Satgas," tegas Hasani.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat