Alasan Pelatih Persik Ingin Menambah Striker Lagi di Liga 1 2020

Oleh Gatot Susetyo pada 15 Feb 2020, 05:30 WIB
Diperbarui 15 Feb 2020, 05:30 WIB
Persik Kediri

Bola.com, Bangkalan - Persik Kediri telah memiliki tiga pemain sebagai juru gedor di Liga 1 2020. Mereka adalah Septian Satria Bagaskara, Ronaldo Robener Wanma (eks Persipura), dan pemain asing asal Slovenia, Patrik Bordon.

Namun pelatih Persik, Joko Susilo merasa butuh tambahan penyerang untuk mengarungi kompetisi kasta tertinggi Indonesia yang ketat.

"Saya perlu striker lagi. Karena saya pikir tiga pemain belum cukup. Rencana kami akan menduetkan Bagas dan Bordon. Sedangkan Ronaldo tetap dibutuhkan untuk kompetitor lini depan. Tapi dari pengalaman saya di Liga 1, Persik harus menambah satu penyerang lagi," kata Joko Susilo.

Tambahan bomber nanti sebagai antisipasi apabila Bagas dan Bordon absen karena cedera atau akumulasi kartu kuning.

"Dalam kompetisi yang ketat tak semua pemain bisa tampil di seluruh pertandingan hingga akhir musim. Pasti ada pemain absen karena cedera, sakit, atau akumulasi. Makanya, striker baru nanti untuk antisipasi faktor itu," tuturnya.

Bagas saat ini masih menjalani pemulihan cedera tahap akhir. Sementara, Patrik Bordon belum diturunkan di Piala Gubernur Jatim karena baru menjalani adaptasi dengan Persik Kediri.

2 dari 3 halaman

Menunggu Rekomendasi Dokter

Septian Satria Bagaskara (Persik Kediri)
Septian Satria Bagaskara memborong dua gol kemenangan Persik atas Persiba pada Liga 2 2019 di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (20/7/2019). (Bola.com/Gatot Susetyo)

Mantan asisten Timnas Indonesia ini juga mengungkapkan Satria Bagaskara belum bisa langsung tampil pada pekan awal Liga 1 2020.

"Saya sudah tanya Bagas, dia sudah sembuh dari cederanya. Dia juga bisa ikut latihan dengan tim. Tapi kalau Bagas dimainkan harus dapat rekomendasi dari dokter Timnas Indonesia. Bagas memang aset berharga bagi Persik Kediri dan Timnas Indonesia," jelas Joko Susilo.

Striker anyar nanti juga sebagai alternatif bila Bagas dipanggil Timnas Indonesia lagi.

"Saya tahu kualitas Bagas. Jadi pasti ada kemungkinan dia dipanggil timnas lagi. Nah, itu pentingnya kehadiran satu penyerang lagi agar keseimbangan lini depan tetap terjaga selama kompetisi nanti," paparnya.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
From Tokyo to New York, Cerita Dua Pegiat Lari Indonesia di Seri Maraton Dunia