Bali United Panggil Pulang 6 Pemain dari Timnas Indonesia untuk ke Kamboja

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 21 Feb 2020, 09:45 WIB
Diperbarui 21 Feb 2020, 09:45 WIB
Piala Presiden 2019 : Bali United Vs Mitra Kukar
Striker Bali United, Ilija Spasojevic, tersenyum saat melawan Mitra Kukar pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Jawa Barat, Minggu (3/3). Bali United menang 3-0 atas Mitra Kukar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Bali United memanggil pulang enam pemainnya dari pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta. Tenaga keenam personel itu dibutuhkan tim berjulukan Serdadu Tridatu ini untuk menghadapi laga kedua Grup G Piala AFC 2020.

Keenam pemain tersebut meliputi Nadeo Argawinata, Ricky Fajrin, Gavin Kwan Adsit, Stefano Lilipaly, Lerby Eliandry, dan Ilija Spasojevic. Keenamnya telah mengikuti latihan bersama Serdadu Tridatu pada Kamis (20/2/2020) di Lapangan Tri Sakti, Legian.

Adapun, Bali United akan menyambangi Kamboja untuk menantang Svay Rieng pada partai kedua Grup G. Pertandingan itu bakal berlangsung di Stadion Phnom Penh Olympic, Phnom Penh, 25 Februari 2020.

"Mereka sudah kembali dari Timnas Indonesia dan bergabung dengan latihan kami. Namun, belum berlatih secara penuh," ujar pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco dinukil dari laman klub.

"Mereka bilang baru saja menjalani tes fisik di Timnas Indonesia. Jadi, mereka hanya mengiuti sesi latihan teknik saja. Kami masih punya dua kali sesi latihan sebelum berangkat ke Kamboja," kata Teco.

2 dari 3 halaman

Kembali Bermain di Rumput Sintetis

Bali United Malvin Platje
Selebrasi Melvin Platje usai membobol gawang Tampines Rovers pada babak kualifikasi Liga Champions Asia. Bali United menang 5-3. (Dok. Bali United)

Bali United kembali akan bermain di rumput sintetis di kompetisi Asia. Sebelumnya ketika menang 5-3 atas wakil Singapura, Tampines Rovers pada babak eliminasi pertama Liga Champions Asia (LCA), Serdadu Tridatu juga juga merasakan rumput artfisial Stadion Jalan Besar, Singapura.

Markas Svay Rieng, Stadion Phnom Penh Olympic, juga dilapisi oleh rumput buatan. Pengalaman bermain di Jalan Besar menjadi modal Bali United untuk meminimalisasi adaptasi dengan kondisi lapangan milik tim tuan rumah.

"Mengenai rumput sintetis, pastinya kami harus adaptasi lagi. Tapi, hal positifnya adalah tahun ini kami sudah sempat main di lapangan seperti itu di Singapura. Selain itu kami juga masih punya sekali kesempatan untuk uji coba lapangan di sana. Semoga para pemain bisa cepat adaptasi," jelas Teco.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓