Alasan Persija Melakukan Pergantian Kilat Terhadap Sandi Sute

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 01 Mar 2020, 21:00 WIB
Diperbarui 01 Mar 2020, 21:00 WIB
Piala Indonesia 2019: Persija Jakarta Vs Bali United
Gelandang Persija Jakarta, Sandi Sute, saat melawan Bali United pada laga Piala Indonesia 2019 di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (5/5). Persija menang 1-0 atas Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, punya alasan khusus melakukan pergantian kilat pada babak pertama ketika menjamu Borneo FC pada laga pekan pertama Shopee Liga 1 2020, Minggu (1/3/2020). Sergio Farias menyebut hal itu terpaksa dilakukan demi kepentingan strategi.

Persija Jakarta mendapatkan banyak gempuran pada awal-awal babak pertama melawan Borneo FC. Pelatih Sergio Farias akhirnya menarik keluar Sandi Sute pada menit ke-20 dan memasukkan Evan Dimas.

"Kami punya seorang gelandang yang kurang berfungso karena terlalu turun ke belakang. Hal itu membuat sulitnya sirkulasi bola karena turun terus, sehingga saya terpaksa mengganti pemain untuk memperbaikinya," kata Farias usai pertandingan.

Keputusan Sergio Farias yang melakukan pergantian kilat sempat membuat Sandi Sute kecewa. Pemain berusia 27 tahun itu meluapkan kekecewaannya dengan menendang botol di daerah bangku cadangan pemain.

Sergio Farias mengaku tak memperhatikan tindakan Sandi Sute. Pelatih asal Brasil itu menyerahkan segalanya ke manajemen.

"Tadi saya hanya fokus ke lapangan. Untuk itu, nanti urusan manajemen Persija Jakarta. Pasti semua pemain siap dan ingin bermain. Mungkin ada beberapa hal yang bisa terjadi," tegas Farias.

 

2 dari 3 halaman

Sanjung Evan Dimas

Persija Jakarta, Evan Dimas
Pemain Persija Jakarta, Evan Dimas, saat latihan di Lapangan Sutasoma, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Gelandang Timnas Indonesia ini menjadi rekrutan baru Macan Kemayoran untuk mengarungi Liga 1 musim depan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Keputusan Sergio Farias mengganti Sandi Sute dengan Evan Dimas terbukti jitu. Persija Jakarta akhirnya membuka keunggulan melalui Osvaldo Haay pada menit ke-21. Klub berjuluk Macan Kemayoran juga sukses menggandakan keunggulan melalui Marko Simic pada menit ke-36.

Evan Dimas juga sukses mencetak gol ketiga Persija dalam laga tersebut pada menit ke-86. Adapun Borneo FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak Francisco Torres (71') dan gol bunuh diri Ryuji Utomo (90+4').

"Evan Dimas tampil luar biasa karena mampu menghadirkan ritme, bergerak, dan memindahkan bola. Dia menjadi aktor di sektor gelandang dan aspek taktik penting untuk kemenangan kali ini," tegas Farias.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓