Manajemen Arema FC Berharap Pemainnya Tak Lagi Keluar Kota Malang

Oleh Iwan Setiawan pada 21 Mar 2020, 22:45 WIB
Diperbarui 21 Mar 2020, 22:45 WIB
Mario Gomez, Arema FC

Bola.com, Malang - Arema FC memastikan masa libur latihan bertambah panjang karena kondisi yang belum memungkinkan. Namun, manajemen Arema FC meminta agar para pemain Singo Edan tidak memilih untuk pergi ke luar kota di saat tim diliburkan karena antisipasi terhadap penyebaran virus corona itu.

Arema FC awalnya berencana untuk kembali berlatih pada Jumat (20/3/2020). Namun, kondisi yang belum meungkinkan membuat Arema FC memundurkan jadwal latihan menjadi Senin (23/3/2020).

Bukan tidak mungkin tanggal tersebut masih bisa berubah mengingat kondisi Kota Malang yang belum memungkinkan Arema FC untuk menggelar latihan, di mana banyak lapangan yang dikelola pemerintah ditutup dan Singo Edan hanya bisa menggunakan lapangan futsal untuk sementara waktu.

Meski jadwal latihan dimundurkan, manajemen Arema FC berharap para pemain tetap berada di Kota Malang dan tidak melakukan perjalanan ke luar kota. Anjuran ini dikeluarkan agar pemain Arema FC tidak terinfeksi virus corona dan ikut menyebabkan penyebaran menjadi lebih luas.

"Kami berharap semua ikut membantu agar menekan penyebaran virus corona. untuk pemain dan ofisial di dalam tim, harapannya tetap berada di rumah dan berada di Malang. Jangan ke luar kota lagi, terutama di zona merah penyebaran virus corona," ujar media officer Arema FC, Sudarmaji.

Malang termasuk dalam zona merah virus corona di Jawa Timur. Hal tersebut terjadi lantaran ada satu korban meninggal dunia dari dua orang yang positif terinfeksi virus corona. Alasan tersebut yang membuat manajemen Arema FC mengeluarkan anjuran agar para pemain tidak berpergian ke luar Malang dan tetap berada di rumah.

 

2 dari 3 halaman

Bertanggung Jawab terhadap Kesehatan secara Pribadi

Tim pelatih Arema FC
Tim pelatih Arema FC musim 2020 (dari kiri ke kanan), Singgih Pitono, Charis Yulianto, Mario Gomez, Marcos Gonzales, Felipe Americo, dan Kuncoro. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Mengingat kondisi yang terjadi di Kota Malang, manajemen Arema FC tidak hanya meminta agar para pemainnya tidak berpergian. Namun, mereka juga berharap para pemain semua sudah berada di Malang, terutama bagi mereka yang sempat berlibur ke area zona merah.

"Kami berharap yang belum kembali segera datang. Ada ofisial asing yang sempat berlibur ke zona merah. Sehingga kami berharap segera memeriksakan diri terkait kesehatannya," ujar Sudarmaji.

Dari informasi yang dihimpun Bola.com, tim pelatih asing sempat berlibur ke Pulau Bali. Kebetulan di sana juga ada warga asing yang meninggal dunia karena corona. "Ini sudah menjadi tanggung jawab pribadi terkait kesehatan masing-masing," tegas Sudarmaji.

 

3 dari 3 halaman

Penyemprotan Kantor sebagai Antisipasi

Arema FC, Corona, Covid-19
Penyemprotan disinfektan dilakukan di kantor manajemen Arema FC, Sabtu (21/3/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sementara itu, kantor manajemen Arema FC sudah disemprot disinfektan pada Sabtu (21/3/2020) pukul 12.00 siang. Penyemprotan ini sebagai antisipasi penyebaran virus corona. Kebetulan di kantor Arema juga banyak aktivitas sebelumnya.

“Tapi, sekarang aktivitas di kantor manajemen sudah mulai dikurangi. Sebagian bisa dikerjakan dari rumah. Hanya store yang tetap buka dan harus tetap waspada,” sambung Sudarmaji.

Sebenarnya setelah kantor manajemen Arema FC, penyemprotan dilakukan di mess pemain. Namun, rencana itu mengalami perubahan menjadi pekan depan karena petugas penyemprotan harus mendahulukan beberapa fasilitas umum di tempat lain.

Lanjutkan Membaca ↓