Cara Striker Arema Mengusir Kebosanan saat Menjaga Diri di Rumah

Oleh Iwan Setiawan pada 26 Mar 2020, 08:45 WIB
Diperbarui 26 Mar 2020, 08:45 WIB
Dendi Santoso

Bola.com, Malang - Pemain senior Arema FC, Dendi Santoso merasakan perubahan rutinitas di tengah pandemi virus Corona. Malang menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

Dendi termasuk pemain yang disiplin melakukan social distancing. Dia sangat jarang keluar rumah kecuali untuk membeli stok bahan makanan.

“Saya sering seharian di rumah saja sekarang. Keluar cuma untuk ke pasar,” kata pemain 29 tahun ini.

Sejak ada imbauan dari pemerintah agar warga Indonesia bekerja dari rumah, Dendi mengikuti anjuran tersebut. Arema juga memberikan program yang sejalan dengan anjuran pemerintah. Pemain dapat tugas latihan di rumah. Pelatih memantau pemain saat latihan secara langsung lewat video call.

Meski banyak beraktivitas di rumah, Dendi mengaku tidak bosan. Dia bisa menyibukkan diri di rumah. Saat waktu senggang, dia memilih bermain playstation atau merawat burung peliharaan.

“Kita bisa  pekerjaan rumah selama tidak ada latihan di lapangan. Selain itu main playstation sama rawat burung,” kata Dendi.

Sebelum ada wabah virus Corona, Dendi cukup sering keluar rumah. Selain latihan dengan Arema, dia juga rutin menambah latihan ke tempat fitnes.

2 dari 3 halaman

Tak Fitnes Dulu

Dendi Santoso
Dendi Santoso menyongsong musim 2020 bersama nakhoda baru Arema FC, Mario Gomez. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Dendi tidak lathan fitneas karena fitnes center di Malang sudah tutup sesuai anjuran pemerintah. Praktis, alumni Akademi Arema ini tak punya alasan untuk keluar rumah.

“Saya harap segera teratasi virus ini,” sambungnya.

Dendi berharap masyarakat Indonesia menjalankan imbauan pemerintah agar wabah ini segera tuntas. Tentunya, jika vaksin virus tersebut sudah ditemukan dan penyebarannya bisa ditekan di Indonesia, kompetisi Shopee Liga 1 2020 akan dilanjutkan.

Saat dihentikan, kompetisi baru menjalankan tiga laga. Masih ada 31 laga yang harus dijalani. Shopee Liga 1 diprediksi bergulir lagi pada Juni. Tapi, tidak menutup kemungkinan lebih cepat dengan catatan virus Corona sudah mereda.  

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓