Djadjang Nurdjaman Apresiasi PSSI untuk Status Force Majeure Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 29 Mar 2020, 18:15 WIB
Diperbarui 29 Mar 2020, 18:15 WIB
Liga 1 2019 : Persija Jakarta Vs Barito Putra

Bola.com, Banjarmasin - Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, memberikan apresiasi kepada PSSI yang telah mengambil keputusan untuk menetapkan status force majeure terhadap kompetisi sepak bola Indonesia, baik Shopee Liga 1 2020 ataupun Liga 2 2020. Menurut Djanur, yang terpenting dari kondisi ini adalah semua orang bisa terhindar dari infeksi virus corona.

PSSI telah mengeluarkan surat keputusan yang poin utamanya adalah menetapkan status force majeure terhadap kompetisi sepak bola di Indonesia.

Dalam surat itu, PSSI juga mengungkapkan kemungkinan kompetisi baru bisa digelar kembali setelah 1 Juli 2020 atau dipastikan berakhir cepat tergantung dari keputusan pemerintah mengenai status darurat.

Keputusan PSSI tersebut mendapatkan reaksi cepat dan apresiasi dari Djadjang Nurdjaman. Pelatih Barito Putera itu menilai hal ini menjadi yang terbaik karena memang tidak mungkin menggelar pertandingan dalam situasi wabah seperti saat ini.

"Sekarang tengah terjadi pandemi. Kita berpikirnya bagaimana kita semua bisa selamat dari wabah ini. Jadi kita jangan berpikir dulu tentang kerugian klub atas semacamnya. Jadi saya sangat setuju dengan apa yang diputuskan oleh federasi," ujar pelatih yang karib disapa Djanur itu.

Namun, Djanur mengaku belum memiliki rencana apapun setelah PSSI memutuskan status force majeure tersebut. Menurutnya saat ini yang terpenting para pemain tetap diminta untuk menjaga kondisi fisik dari rumah masing-masing, sesuai arahan tim pelatih.

"Sejauh ini kami belum ada rencana," ujar Djadjang Nurdjaman.

Sumber: Barito Putera

2 dari 2 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Bima Sakti Jelaskan Latihan Timnas Indonesia U-16 yang Berbeda di Tengah Pandemi COVID-19