Tim Arema FC Masih Bebas Corona, karena...

Oleh Iwan Setiawan pada 29 Mar 2020, 15:45 WIB
Diperbarui 29 Mar 2020, 15:45 WIB
Arema FC

Bola.com, Malang - Striker Persib Bandung, Wander Luiz, dinyatakan positif terjangkit virus corona atau COVID-19. Pada Jumat (27/3/2020) lalu manajemen Persib juga merilis jika hanya satu pemain itu yang kini harus menjalani isolasi hingga dinyatakan negatif covid-19. Kabar ini membuat sejumlah pemain di klub lain merasa was-was, termasuk di tim Arema FC.

Sampai saat ini para pemain Arema FC belum mengetahui apakah ada yang terjangkit corona. Lantaran tidak ada tes seperti yang dilakukan terhadap tim Persib.

“Persib sudah positif satu orang. Arema bebas corona, karena memang tidak dites,” kata salah satu internal tim Arema FC yang enggan disebut namanya.

Sebenarnya Arema sempat berencana melakukan tes kesehatan kepada semua pemain, pelatih, dan ofisial saat latihan kembali digelar. Waktu itu direncanakan tes kesehatan akan digelar pada 23 Maret.

Tapi, agenda tes itu batal karena latihan juga urung digelar. Pemerintah mengimbau semua melakukan social distancing atau physical distancing. Sehingga pemain diimbau lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Sejak saat itu, mayoritas pemain pulang kampung. Hanya segelintir yang bertahan di Malang.

Satu hal yang bisa dilakukan Arema kini hanya menugaskan dokter tim untuk aktif memberikan update terkait corona. Baik cara menjaga kesehatan dan yang lainnya.

“Jika merasa tidak enak badan, pemain diharapkan langsung memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan medis,” jelas Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

 

2 dari 3 halaman

Keterbatasan Alat Tes

Arema FC Logo
Arema FC Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Dari informasi yang ada, Arema FC belum bisa melakukan swab test atau pengambilan cairan di hidung dan tenggorokan. Persib melakukan tes secara bertahap juga karena keterbatasan alat. Tim berjulukan Maung Bandung itu sudah melakukan tes dalam tiga tahap.

Arema terus mengimbau agar pemainnya disiplin berada di rumah. Program latihan yang diberikan tim pelatih juga dijalankan di dalam rumah.

Dokter Arema, Nanang Tri Wahyudi, menyampaikan saat ini tidak ada orang yang kebal dengan virus corona, termasuk olahragawan. “Mau sehat, sakit, bugar atau tidak bugar, kalau sudah kontak dengan droplet (cairan dari penderita corona) sangat bisa tertular,” kata Nanang.

Hanya saja, biasanya olahragawan tidak mengalami efek seperti demam, flu, batuk, hingga sesak nafas. Sehingga mereka merasa seperti orang sehat. Tapi, tetap dianjurkan mereka tidak keluyuran karena orang seperti itu justru bisa jadi kurir COVID-19.

Malang termasuk zona merah penyebaran corona. Sudah ada 1 korban meninggal dunia. Total ada 7 pasien yang positif COVID-19. Tapi, kabar baiknya, tiga pasien dari Kota Malang semua dinyatakan sudah sembuh. Tinggal 3 pasien dari Kabupaten Malang dan 1 dari Kota Batu yang sedang dalam proses penyembuhan.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓