AFC Minta FAM Ikuti Langkah PSSI dalam Hadapi Krisis Virus Corona

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 31 Mar 2020, 05:15 WIB
Diperbarui 31 Mar 2020, 05:15 WIB
PSSI Logo

Bola.com, Kuala Lumpur - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) meminta Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk meniru PSSI dalam menangani polemik setelah kompetisi dihentikan akibat virus Corona. PSSI melakukan korespondensi lebih dulu sebelum membuat keputusan.

"Dalam konteks Malaysia, AFC mendesak perwakilan tim dan pemain untuk menemukan model yang tepat dalam menangani konsekuensi yang mungkin terjadi. Seperti apa yang telah dilakukan oleh PSSI," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) AFC, Datuk Windsor Paul dinukil dari New Straits Times.

"PSSI duduk bersama dengan para pemangku kepentingan dan menyetujui solusi terkait kompetisi," kata Datuk Windsor.

Jika PSSI telah memberikan lampu hijau untuk setiap klub Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 memangkas gaji para pemainnya hingga 75 persen antara Maret-Juni 2020, Liga Malaysia masih belum memberlakukan peraturan apapun.

Datuk Windsor berharap Liga Malaysia dan para peserta dapat menemui jalan tengah menyusul ancaman memburuknya kondisi finansial akibat penyetopan kompetisi. Sampai saat ini, kedua belah pihak masih belum menemukan solusi.

Saat klub-klub di Eropa lain memangkas gaji para pemainnya, tim di Liga Malaysia tidak bisa sembarangan mengikuti langkah tersebut. Pasalnya, pendanaan kesebelasan di Negeri Jiran masih banyak yang berasal dari pemerintah negara bagian atau lembaga pemerintahan lainnya.

"Beberapa tim mungkin tidak memiliki dana yang cukup untuk jika tidak memiliki pemasukan. Klub-klub juga mungkin tidak dapat memenuhi kewajiban kontrak mereka kepada para pemain," tutur Datuk Windsor.

"Karenanya pada masa yang krisis ini, kita membutuhkan hati yang besar. Dalam keadaan saat ini, inilah saatnya bagi semua orang untuk melihat gambaran yang lebih besar," jelasnya.

2 dari 3 halaman

Harus Keputusan yang Saling Menguntungkan

Logo FAM
Logo Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). (Bola.com/Istimewa)

Datuk Windsor mendesak FAM dan klub-klub Liga Malaysia untuk mencari solusi ketika kondisi makin memburuk. Dia berharap terjadi kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

"AFC akan mendorong FAM dan anggotanya untuk memahami situasi saat ini. Ini bukan saatnya untuk mencari kesalahan, tetapi saatnya untuk saling memahami. Singkatnya, kami membutuhkan semua orang untuk duduk dan mencari keputusan bersama," imbuh Datuk Windsor.

"Kami mendukung keputusan yang diambil pada saat krisis. Pada akhirnya, kami tidak ingin klub mengakhiri kontrak pemain jika mereka merasa tidak kelanjutan kompetisi," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓