Gong Oh-Kyun Positif Virus Corona, Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Langsung Isolasi Diri

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 04 Apr 2020, 20:50 WIB
Diperbarui 04 Apr 2020, 20:50 WIB
Asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Nova Arianto, memberikan arahan. (Bola.com/Yoppy Renato)
Asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Nova Arianto, memberikan arahan saat latihan di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Selasa (22/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, langsung mengkarantina diri setelah mengetahui rekannya, Gong Oh-kyun, terinfeksi virus corona. Keduanya adalah tangan kanan manajer pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Oh-kyun dinyatakan terpapar COVID-19 setelah mengikuti rapid tes sebanyak dua kali pada Jumat (3/4/2020). Selain Oh-kyun, Shin Tae-yong dan asistennya yang lain yaitu Kim Hae-woon, Kim Woo-jae, dan Lee Jae-hong juga menjalani pemeriksaan. Untungnya, hasilnya negatif.

Setelah dinyatakan tidak terpapar virus corona, Shin Tae-yong beserta asistennya pulang kampung ke Korea Selatan, meninggalkan Oh-kyun yang harus menjalani penyembuhan di Indonesia.

Nova mengaku terakhir bertemu Oh-kyun pada bulan lalu, tepatnya 13 Maret 2020. Ada gap yang cukup lama dengan hasil tes Oh-kyun, namun, pelatih berusia 41 tahun ini tetap mengisolasi diri di rumah.

"Saya terakhir bertemu dengannya pada 13 Maret 2020. Walau ada selisih jarak yang lumayan jauh dari saat dia terpapar, tapi saya akan selalu waspada dan melakukan isolasi mandiri pastinya di rumah," ujar Nova kepada Bola.com, Sabtu (4/4/2020).

2 dari 3 halaman

Tanpa Gejala

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Gong Oh-kyun
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Gong Oh-kyun

Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi mengatakan Oh-kyun termasuk ke dalam orang tanpa gejala (OTG). Untuk mengetahui lebih lanjut, Oh-kyun menjalani pemeriksaan PCR, SWAB, CT Scan Thorax, cek fungsi hati, dan elektrolit pada Sabtu (4/4/2020).

"Coach Oh-kyun akan melakukan isolasi di sebuah rumah sakit di Jakarta. Ia tidak mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, flu, atau kesulitan bernafas," kata Syarif Alwi dinukil dari laman PSSI.

"Daya tahan tubuhnya kuat, dia hanya carrier atau pembawa virus di tubuhnya yang dikhawatirkan bisa menularkan pada seseorang yang memiliki imun tubuh lemah," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
Highlights Timnas Indonesia Taklukkan Tira Persikabo 2-0