VIDEO: Tanpa Gejala, Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif dengan Virus Corona COVID-19

Oleh Okie Prabhowo pada 05 Apr 2020, 11:05 WIB
Diperbarui 05 Apr 2020, 11:05 WIB

Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Gong Oh-kyun, positif dengan virus corona COVID-19. Menurut dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, pelatih asal Korea Selatan itu dalam kondisi baik karena tidak menunjukkan gejala terinfeksi.

"Coach Gong akan melakukan isolasi di sebuah rumah sakit di Jakarta. Dia tidak mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, flu, atau kesulitan bernafas," kata Papi, panggilan akrab Syarif Alwi, seperti dikutip situs resmi PSSI, Sabtu (4/4/2020).

Gong Oh-kyun akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatannya setelah dinyatakan positif virus corona COVID-19 dalam rapid test yang ia ikuti dua kali di Jakarta. Pelatih berusia 46 tahun itu selanjutnya akan menjalani tes PCR, SWAB, CT Scan Thorax, cek fungsi hati dan elektrolit.

"Daya tahan tubuhnya kuat. Dia hanya carrier atau pembawa virus di tubuhnya yang dikhawatirkan bisa menularkan pada seseorang yang memiliki imun tubuh lemah," ujar Papi.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mendoakan kesembuhan asisten pelatih Timnas Indonesia, Gong Oh-kyun. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta.

"Kami mendoakan agar Coach Gong Oh-kyun cepat pulih dan dapat beraktivitas secara normal lagi nantinya. Saya yakin dia kuat dan tetap dalam motivasi yang tinggi untuk melawan virus Corona," ujar Iwan Bule.

"Kami juga telah memberitahukan hal ini kepada pihak Kedutaan besar Korea Selatan di Indonesia," ucap Iwan Bule.

Gong Oh-kyun seharusnya akan pulang ke Korea Selatan bersama dengan pelatih Shin Tae-yong dan rekannya yang lain pada Jumat (3/4/2020) malam WIB. Namun, hasil tersebut membuat Gong Oh-kyun harus menunda kepulangannya ke Negeri Gingseng.

Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong dan asisten pelatih Timnas Indonesia lainnya saat ini sudah berada di Korea Selatan. Mereka diperbolehkan pulang karena hasil tes kesehatan yang telah dilakukan menunjukkan semuanya negatif virus corona COVID-19.